17

Modus Kriminal yang Sering Diarahkan ke Pengendara Mobil

Hati-hati bagi Anda yang sering mengendarai mobil sendirian. Tindak kriminal di jalanan makin beragam. Tak lagi mengenal waktu dan tempat, tak lagi peduli sedang sepi atau sedang ramai.

Saat Anda sudah menjadi target, pelaku tak akan berhenti. Meraih tujuannya dengan berbagai modus dan upaya. Tak peduli pada jiwa dan keselamatan Anda maupun orang-orang di sekitar. Demi segera mendapat keuntungan dari apa yang Anda punya.

Tebar paku

Ada yang berniat jahat dengan menebar paku. Mengenai ban mobil dan diperkirakan akan kempes di tempat yang sepi. Begitu mobil berhenti, mereka siap melancarkan aksinya. Entah awalnya berpura-pura akan menolong atau langsung menghardik begitu saja. Jika Anda menyadari ban telah tertancap paku, upayakan berhenti di keramaian dan minta bantuan pada pihak yang tepat.

Melempar barang ke kaca depan

Cara lain yang digunakan adalah melempar barang ke kaca depan. Biasanya berupa telur atau perangkat keras yang bisa merusak. Namun ingat, ketika mobil melaju dan mendapati telur telah mengenai kaca depan, jangan sekali-kali menyemprotnya dengan air serta berusaha menyapunya dengan wiper. Telur justru makin memperkeruh kaca. Tetap tenang, terus melaju, dan baru berhenti di tempat yang dirasa lebih aman.

Pura-pura bertabrakan

Pelaku kriminal dapat merancang tragedi kecelakaan. Berpura-pura jatuh di dekat mobil Anda. Lalu saat Anda keluar dan bercakap dengan pelaku, dia akan meminta ganti rugi. Bahkan kadang tanpa disadari, komplotannya akan membuka pintu mobil dan mengambil milik Anda. Begitu Anda kembali, barang-barang sudah raib entah kemana.

Menunggu pintu tak terkunci

Pintu mobil tak terkunci menjadi kesempatan besar bagi mereka. Karenanya kunci selalu begitu Anda keluar, walau tak sampai semenit lamanya. Apalagi bila mobil berhenti di area sepi dan di pinggir jalan tanpa pengawasan dari sekuriti. Kehilangan mobil beserta isinya menjadi kerugian dan tanggungan pribadi.

Meminta berhenti

Tak jarang mereka meminta Anda menghentikan kendaraan. Berpura-pura mengingatkan ada sesuatu yang kurang. Misalnya pintu samping dan bagasi belum tertutup sempurna, ban mobil yang bocor, dan sebagainya. Dan saat Anda mengecek langsung, mereka membuka pintu dan lantas mengambil apa saja yang bisa ditemukan di mobil.

Menggunakan anak atau pihak tak berdaya

Atau mengumpan rasa iba Anda dengan menggunakan anak atau pihak yang dianggap tak berdaya. Menyuruh mereka berdiri di tepi jalan sambil memasang raut muka yang menyedihkan. Ketika gayung bersambut, Anda akan diminta mengantarkan ke alamat tertentu, dan di sanalah kriminal dijalankan. Kadang disertai hipnotis, dan begitu Anda tersadar, banyak yang telah hilang. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments