13

Layanan Ramah Muslim di Jepang

Jepang makin menarik bagi wisatawan muslim dari berbagai negara. Banyak wisatawan muslim yang memilih Jepang sebagai destinasi wisata. Karena selain alamnya yang indah, Jepang juga dianggap sebagai negara yang moslem-friendly atau ramah muslim. Ditandai dengan fasilitas tempat beribadah, makanan halal, dan wisata halal yang marak di Jepang.

Hal tersebut terjadi karena perkembangan agama Islam yang pesat di Jepang. Pemerintah Jepang pun mengantisipasi kebutuhan wisatawan muslim ini.

Hal ini dibuktikan dengan banyaknya restoran khas Jepang yang halal. Masjid dan  prayer room atau ruang ibadah juga tersebar di kota-kota besar, seperti Tokyo dan Osaka. Hanya dengan mencari melalui search engine di Internet, Anda dapat menemukan layanan ramah muslim atau aplikasi yang mendukung di smartphone Anda berikut dengan ulasan dan alamatnya. Sehingga wisatawan muslim tidak perlu khawatir karena tetap dapat menikmati hidangan khas Jepang yang halal serta beribadah pada waktunya.

Bandar Udara

Salah satu tempat umum yang sangat memperhatikan dua hal penting ini adalah Bandar Udara Internasional Narita. Bandar Udara yang terletak di Narita, tepatnya di daerah perfektur Chiba, merupakan bandara internasional tersibuk di Jepang. Terdapat tiga terminal di bandara ini dan di setiap terminal tersedia prayer room dan restoran halal, seperti di terminal 1 dan 2.

Petunjuk ruang ibadah di Bandara Narita.

Di lantai satu bangunan utama Bandar Udara Internasional Narita, terdapat ruang ibadah. Namun ruangan ini dapat digunakan oleh semua orang, tidak khusus untuk umat muslim seperti mushola.

Ruangan yang berukuran sedang ini dilengkapi dengan bilik kecil yang dapat digunakan untuk berwudu, pembatas ruangan, jam dinding, tembok yang berisi aturan penggunaan ruangan. Di sudut ruangan disediakana meja kecil dan kursi, serta gambar arah kompas yang ditempel di langit-langit untuk menunjukkan arah kiblat. Ruangan ibadah ini sangat khas Jepang, bersih, modern, dan minimalis. Dilengkapi dengan lantai berlapis karpet membuat tempat ibadah ini nyaman.

Bilik wudu.

Keramahan para penduduk lokal dan toleransi beragama yang tinggi pada masyarakat Jepang juga sangat terasa. Sehingga tak hanya muslim, semua wisatawan dengan berbagai agama tak cemas ketika berlibur di sana. (LUB/kontributor)

 

Foto-foto: Etalase Bintaro/ Istimewa, Lubna Pramestri Tasya (warga Graha Raya Bintaro, mahasiswa Binus)

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments