10

Merawat Mobil Tua Kesayangan

Jangan anggap usia mobil yang sudah tua selalu menyusahkan pemiliknya. Mobil tua masih bisa diajak kerja sama apabila terus dirawat dan terpelihara. Ketahui caranya agar Anda tidak salah langkah dan mobil tetap memesona.

Memang perawatan mobil tua berbeda dengan mobil keluaran baru. Selain itu terkenal merepotkan dan menyedot anggaran yang lebih besar. Apalagi bila umurnya sudah menginjak puluhan tahun dan terkenal klasik. Ditambah suku cadangnya langka di pasaran. Membuat situasi semakin pelik untuk terus mempertahankannya dalam kondisi prima.

Tapi tak usah ragu memiliki. Biasanya di antara pemilik mobil tua dapat saling bertukar pengalaman. Bahkan memberikan jasa pelayanan mendapat komponen mobil yang dibutuhkan. Informasi tentang perawatan juga bisa didapat dari sumber-sumber terpercaya lainnya. Sehingga mobil tua bukan sekadar dikoleksi. Tetapi terus melaju di aspal jalan raya dengan mulusnya.

Rutin hidupkan mesin

Walau kini mobil baru lebih sering menemani, tetapi usahakan mobil lama tetap dihidupkan. Misalnya setiap pagi mesinnya dinyalakan beberapa saat. Atau membawanya jalan-jalan setiap akhir pekan. Ibarat umur manusia, mobil juga bisa lupa dan ngadat kesehatannya. Sehingga menghidupkan mesin tak jauh berbeda dengan berolahraga untuk menjaga stamina.

Cek komponen secara berkala

Cek komponen penting secara berkala. Khususnya bagian kaki-kaki. Seperti rem, ban, sill, dan sebagainya. Bagian yang ditengarai sering menimbulkan masalah pada mobil tua. Kerap mengeluarkan suara bising dan sulit menangkap sinyal ajakan kerja sama dari komponen yang lain. Bila tak bekerja, tentu Anda menyadari konsekuensinya. Membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan yang lain.

Penggantian oli terjadwal

Buat jadwal penggantian oli secara teratur. Tujuannya sebagai pelumas guna mengurangi gesekan antar-komponen. Bagi mobil tua, kekentalan oli yang diperlukan adalah SAE 20W50. Tingkat kekentalan ini akan efektif menghalau keausan maupun karat yang mudah hinggap di mesin-mesin yang sudah tua. Selain mengurangi emisi yang berbahaya bagi lingkungan.

Lindungi body-nya

Bagian luar juga penting diproteksi. Gunakan sampo mobil untuk menjaga cat mobil tetap kemilau. Kenakan penutup yang menyeluruh saat ia diparkir di tempat terbuka. Begitu pula dengan kondisi kaca, AC, kursi jok, lampu depan dan sein, serta whiper. Body yang terawat semakin menunjang penampilan mobil tampak anggun dan sempurna.

Penggantian radiator dan timing belt

Perhatian optimal juga perlu diarahkan pada radiator dan timing belt. Segera ganti radiator jika terdapat kebocoran atau mendekati masa kedaluwarsa. Bila mobil akan lama tak terpakai, sebaiknya cabut saja kabel-kabelnya.

Sedang waktu penggantian timing belt yang ideal ketika mobil sudah menempuh jarak 40 ribu kilometer. Tepatnya dengan tune up sebulan atau dua bulan sekali. Dengan demikian, busi, filter, bahan bakar, dan oli tetap kompak bekerja.

Kabel dan ring sehat

Mobil tua memerlukan kabel dan ring yang sehat. Karena itu, segera berikan yang baru bila keberadaannya sudah getas, terkelupas, dan berkarat. Jika dibiarkan saja, hanya akan memancing korsleting dan kebakaran pada mobil tua kesayangan Anda. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments