05

Belajar Bahasa Isyarat, Seru Juga Lho!

Bahasa isyarat yang biasa digunakan oleh para tuna rungu untuk berkomunikasi satu sama lain ternyata juga bisa Anda pelajari. Meski pendengaran Anda tidak bermasalah, belajar bahasa isyarat juga akan mendatangkan banyak manfaat bagi Anda. Antara lain menimbulkan rasa peduli, menambah teman dan pengalaman, serta memperkaya cara berkomunikasi Anda.

Indonesia memiliki bahasa isyarat sendiri, yaitu Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo). Bisindo dikembangkan dan disebarluaskan melalui organisasi Gerkatin (Gerakan untuk Indonesia Tuli Kesejahteraan).

Bisindo diharapkan menjadi bahasa isyarat nasional Indonesia secara umum. Bisindo juga memiliki tata bahasa sendiri yang saat ini bisa Anda pelajari dengan berbagai cara. Inilah beberapa cara untuk mempelajari bahasa isyarat.

Beli kamus bahasa isyarat

Bahasa isyarat pun memiliki kamus, salah satunya kamus Bisindo. Kamus tersebut sudah tidak diragukan lagi dan bisa menjadi pilihan yang tepat. Selain itu, carilah kamus yang memiliki contoh, serta ilustrasi yang baik sehingga Anda mudah untuk mengerti.

Mengikuti kelas bahasa isyarat

Suasana kelas akan memberikan Anda pengalaman dengan sesama yang belajar bahasa isyarat. Dari situ juga Anda dapat mengenal banyak teman dan bertukar pikiran. Di Indonesia, kelas seperti ini masih sangat minim. Untuk menyiasatinya, Anda bisa belajar dengan suatu komunitas yang bergerak dan peduli bahasa isyarat, atau biasa disebut teman dengar.

Cari sumber online mengenai bahasa isyarat

Internet bisa menyediakan banyak informasi mengenai berisyarat, cara berisyarat, budaya tuna rungu, dan banyak lagi. Namun Anda tetap perlu waspada, siapapun bisa membuat sesuatu lewat media maya. Sehingga belum tentu informasi yang Anda peroleh merupakan informasi yang benar. Jadi carilah dari sumber yang terpercaya.

Berbicara atau melatih bersama orang atau teman tuli

Tujuan belajar Bisindo adalah mampu berkomunikasi fasih dengan seseorang yang tuna rungu. Setelah Anda mulai merasa nyaman dengan perkataan dasar, usahakan berinteraksi dengan seseorang dari komunitas tuna rungu. Dengan cara ini Anda bisa melatih tata bahasa serta kemampuan Anda dalam berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat.

Nah, tak sulit ‘kan belajar bahasa isyarat? Jadi tak ada ruginya Anda mulai mengenal dan mempelajari bahasa isyarat. Menjadi teman dengar siapa tahu justru akan berguna di masa datang. Selain mendapat pengalaman baru juga sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. (ADI/Kontributor)

Penulis: Adi Kurniatama Putra (warga Japos dan mahasiswa Universitas Binus)

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments