28

Ragam Olahraga untuk Manula

Olahraga bukan kegiatan terlarang bagi para manula. Justru seharusnya menjadi aktivitas yang rutin dilakukan sehari-hari. Meski fisik melemah dan gerak tak segesit dulu. Banyak ragamnya dan sejuta manfaatnya.

Fungsinya bukan sekadar untuk membuat badan tetap bergerak. Melainkan mendapatkan kekuatan, kelenturan, dan terlebih menjaga keseimbangan. Usia yang rentan dengan ancaman berbagai penyakit kronis bersamaan dengan melemahnya organ-organ tubuh bekerja.

Namun, diharapkan olahraga juga mampu membuat para orang tua lebih bahagia. Dengan bergerak aktif, beberapa hormon yang memengaruhi emosi bekerja stabil dan merangsang otak untuk berpikir positif. Ditambah ramai-ramai dilakukan bersama teman-teman seusia, canda, tawa, dan nostalgia semakin mewarnai.

Aerobik

Pilih olahraga bersifat aerobik yang mudah dan tidak terlalu menguras energi. Dalam setiap gerakannya, aerobik membuat otot lebih kuat, menghapus kolesterol dalam darah, menguatkan jantung, melenturkan sendi, dan lebih berenergi. Minimal memaksa tubuh tidak mudah loyo dan lesu.

Taichi

Senam taichi juga opsi yang baik sekali. Efeknya tidak jauh berbeda dengan aerobik. Hanya saja ia lebih fokus pada gerakan yang lambat dan pengaturan napas. Sehingga hasilnya pun lebih diarahkan pada stabilnya emosi, meningkatkan fokus, dan relaksasi. Walau terkadang durasinya cukup lama, taichi tidak membuat capai, apalagi napas yang ngos-ngosan.

Yoga

Gerakan yoga juga memiliki banyak persamaan dengan taichi. Begitu pula manfaatnya pada fisik maupun psikis. Meraih sehat dan ketenangan. Yoga juga mengerek daya imun. Di samping itu melatih keseimbangan guna menghindari kecenderungan jatuh. Hal yang sering kali masih terjadi pada manula. Sehingga tubuh mereka lebih fleksibel dan spontan memberi reaksi. Menimalisir kejadian jatuh atau cedera.

Bersepeda

Dapat pula dengan bersepeda secara rutin. Orang tua dapat mengendarai sepeda yang pas, dengan medan yang ringan. Seperti di taman kota atau jalan di sekitar tempat tinggal. Olahraga sekaligus hiburan. Jika tidak memungkinkan, gowes bisa dilakukan dengan sepeda stationer di rumah. Tanpa harus keluar rumah, orang tua dapat tetap menikmati kesehatan yang prima.

Jalan kaki

Jalan kaki bagi mereka adalah olahraga. Terutama bagi yang sering terkena gangguan sendi, osteoporosis, pengeroposan tulang, dan penyakit lainnya. Rutin berjalan kaki menjadi cara yang efektif melatih kekuatan tulang mereka. Dan melawan demensia atau pikun yang kerap menyapa pada usia-usia senja.

Jogging

Jogging juga sangat dianjurkan. Khususnya untuk orang tua yang fisiknya masih kuat dan segar bugar. Tidak harus berlari dalam waktu yang lama. Cukup beberapa menit saja dan periodik. Serta perlu diingat, ketika melakukan jogging, orang tua tidak boleh memaksakan fisik. Begitu lelah terasa, istirahat harus segera diambil.

Renang

Lakukan gaya renang yang ringan. Renang akan sangat membantu menguatkan otot tulang dan mengurangi sakit akibat radang sendi. Para manula yang rajin berenang juga cenderung bebas dari penyakit punggung atau tulang membungkuk. Jadi, badan masih kuat tak termakan usia. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments