27

Berkenalan dengan Mobil Listrik

Walau sudah diproduksi dan dipasarkan, mobil listrik belum terlalu dikenal di Indonesia. Apalagi diminati untuk memenuhi kebutuhan transportasi massal. Tetapi tidak ada salahnya mengenal lebih dalam.

Mobil listrik telah ditemukan sejak 1827. Bertepatan dengan antusias para tokoh dunia berlomba-lomba mencipta penemuan besar. Namun tidak berhenti di sini. Nyatanya mobil listrik terbukti lebih ramah lingkungan. Tidak memakan bahan bakar yang merugikan bumi, juga tidak menghasilkan polusi yang menyesakkan lingkungan.

Penampilannya pun tidak kaku. Mirip dengan model mobil biasa yang berbahan bakar minyak. Bahkan terkesan teramat trendi. Seperti Chevrolet Volt, Tesla Roadster, Fisker Karma, Ford Focus Electric, Nissan LEAF, Mitsubishi i-MiEV, Renault Fluence Z.E, dan Toyota Plus Plug-in Hybrid. Saat meluncur di jalan, kemungkinan besar tidak akan ada yang menyangka mereka bersumber dari listrik.

Sayangnya, harganya jauh lebih mahal. Penyebabnya adalah berbagai komponen yang belum diproduksi semurah mobil konvensional. Di samping membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengisi tenaga. Pemilik mobil mesti menyediakan baterai cadangan apabila ingin mengajaknya bepergian jauh. Atau langsung mengalihkan sumber energi ke bahan bakar biasa. Bila tenaganya penuh, mobil bisa melaju hingga kurang lebih 170 kilometer.

Battery electric vechile (BEV)

Jenis yang pertama dari mobil listrik adalah battery electric vehicle. Jenis ini hanya menggunakan listrik sebagai tenaga penggerak. Tanpa bantuan bahan bakar minyak sama sekali. Karenanya jarak tempuh sangat tergantung dari lama pengisian tenaga, pola berkendara, dan kapasitas baterai. Walau benar-benar ramah, tapi jenis ini belum banyak dilirik. Tak lain sebab sulitnya tempat pengisian listrik.

Hybird electric vehicle (HEV)

Pada jenis hybird electric vehicle (HEV), mesin digerakkan oleh dua sumber. Yaitu dari listrik dan bahan bakar minyak. Begitu baterai habis, ia otomatis terisi tanpa perlu dihubungkan dengan alat dari luar mobil. Kegunaan dari BBM adalah menggantikan energi listrik saat sedang diisi.

Plug-in hybrid electric vehicle (PHEV)

Tipe plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) hampir mirip dengan (HEV). Langsung mengikutsertakan bahan fosil begitu listrik habis agar mobil terus melaju. Bedanya, selain dapat otomatis terisi sendiri, sumber listrik juga bisa didatangkan dari komponen luar. Misalnya dengan dicolokkan pada arus listrik di rumah, di perusahaan, atau stasiun pengisi layaknya SPBU.

Fuel cell electric vehicle (FCEV)

Varian fuel cell electric vehicle (FCEV) merupakan mobil listrik paling ramah lingkungan. Emisinya hanya berupa air, karena sumbernya hanya dari reaksi kimia hidrogen. Tak aneh jika varian ini juga disebut mobil hidrogen. Sedang listrik yang dihasilkan baterai berperan mendorong mesin mobil bergerak.

Perkembangan di dalam negeri

Banyak tantangan yang harus diterjang supaya mobil ini laris manis. Mulai dari perubahan mindset masyarakat untuk beralih ke energi listrik. Juga dukungan nyata dari pemerintah berupa pengadaan infrastruktur yang memadai. Terutama keberadaan stasiun pengisi bahan bakar yang massif dan mudah ditemui. Tidak menutup kemungkinan harga pasaran yang terjangkau akan membuat mobil listrik diminati. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments