17

Persiapan Matang agar Pensiun Terasa Nyaman

Menyambut pensiun dengan matang adalah harapan semua orang. Menjalaninya dengan ketenangan dan kenyamanan. Tetapi ada berbagai persiapan yang mesti dilakukan untuk mewujudkan semua itu.

Sebab bagaimanapun, menjalani pensiun dengan aman tidak bisa datang begitu saja. Langkah-langkahnya harus dimulai jauh-jauh hari. Bahkan dapat dikatakan, selama usia masih produktif bekerja. Menyisihkan sebagian penghasilan, menabung, mencicil, sampai membelanjakan barang-barang tertentu yang diinginkan.

Tetapi tidak melulu berurusan dengan finansial. Masih banyak persiapan penting yang harus dikejar demi kenyamanan masa pensiun. Faktor yang jarang disadari, tetapi bila sampai terganggu akan membuat pensiun suram. Di samping menguatkan pensiun sebagai periode yang identik dengan tak melakukan apa-apa dan tidak menghasikan apa-apa.

Hanya dengan persiapan yang matang akan menepis itu semua. Minimal mengantisipasi sejak dini bahaya yang mengancam ketenangan periode pensiun. Sehingga menjelang pensiun tidak ada lagi keraguan dan kegamangan hati.

Finansial aman

Keamanan finansial sering disebut-sebut sebagai prioritas utama. Dan memang benar adanya. Finansial yang aman cenderung membantu mewujudkan mimpi-mimpi pensiun lebih mudah. Apalagi bila anggaran setiap kebutuhan sudah terencana detail. Nantinya Anda hanya tinggal membongkar tabungan dan mengeluarkan rutin sesuai perencanaan. Keuangan tetap berjalan sebagaimana dulu Anda tetap berpenghasilan tiap bulan.

Tabungan properti

Miliki tabungan berupa properti. Terutama griya sebagai hunian tetap. Tempat Anda menjalani hari-hari tua bersama keluarga, milik sendiri, dan tanpa harus berpindah-pindah. Semakin menguntungkan saat menggenggam aset, misalnya sebidang tanah, sawah, atau bangunan lain. Simpanan tak bergerak yang sewaktu-waktu dapat difungsikan untuk menyokong berbagai kebutuhan mendadak.

Fisik terjaga

Jaga fisik sejak usia masih muda. Menjelang datangnya pensiun, Anda tak terancam oleh aneka penyakit yang biasanya mengintai. Menumpuk perlahan akibat kebiasaan gaya hidup tak sehat dan baru dirasa ketika pensiun tiba. Sia-sia jika tubuh jadi sering sakit. Hari-hari pensiun mungkin hanya diramaikan dengan kunjungan ke rumah sakit dan terbaring lemah. Beda cerita apabila Anda tetap fit, aktif, dan tetap gesit.

Sehat mental

Jaga pula kesehatan mental Anda. Singkirkan stres, kekhawatiran, dan bayang-bayang negatif tentang banyak hal. Mental yang sehat akan berdampak positif pada fisik, begitu pula sebaliknya. Sayang sekali jika Anda dilanda stres atau tekanan batin yang cukup berat. Sedang masa pensiun seharusnya diisi dengan pikiran yang tenang dan kegembiraan.

Rencana baru

Siapkan rencana baru. Ubah sudut pandang bahwa pensiun saatnya berhenti. Melainkan waktu berkarya dalam bentuk yang berbeda. Contohnya mengisi pensiun dengan membuka usaha sendiri, menekuni hobi, bergabung dalam kelompok sukarelawan, berkecimpung di kegiatan sosial, dan sebagainya. Ide aktivitas yang datang dari diri sendiri dan leluasa dijalani.

Hangat dan mandiri dengan keluarga

Pastikan hubungan dengan keluarga hangat dan mandiri. Penuh keakraban dan kedamaian sehingga pensiun tidak berisi rasa sepi dan sendiri. Di sisi lain, upayakan untuk mandiri. Tidak tergantung dan mengharap bantuan dari anggota keluarga yang lain. Dan mereka pun turut bersuka cita menyambut masa pensiun Anda. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments