11

Menyiasati Hobi Mahal Pasangan

Bukan tidak mungkin pasangan sendiri memiliki hobi yang mahal. Menyedot pemasukan lebih banyak dibanding kebutuhan yang lain. Tak perlu bertengkar, mainkan saja trik yang tepat dan mengena.

Sebut saja olahraga yang membutuhkan peralatan mahal seperti golf. Atau istri gemar membeli tas dan sepatu yang branded. Hobi pula berkumpul dengan teman-teman terdekat di kafe-kafe terkini. Para lelaki yang cenderung melirik otomotif, touring, dan berbiaya tidak murah.

Semuanya bisa menjadi masalah besar apabila tidak dibicarakan dengan kepala dingin. Ditambah sudah sangat mengganggu kelancaran keuangan rumah tangga per bulannya. Jangankan bisa menabung, tekor pun sering terjadi. Sedang pasangan tampak tidak peduli sama sekali.

Maka, mau tak mau, masalah hobi yang mahal ini harus segera dipecahkan. Tetapi jangan bergegas menyalahkan sepihak. Komunikasi dilakukan untuk menemukan titik penyelesaian. Lebih-lebih penyelamatan finansial dan menjaga kehangatan pernikahan.

Mengungkapkan

Ungkapkan saja apa yang Anda rasa. Kesal, marah, bahkan geram. Jika hanya dipendam, pasangan belum tentu memahami perasaan yang sama. Sehingga Anda semakin mengira pasangan tidak mengerti apa yang Anda pinta. Jadi, katakan terus terang dan apa adanya. Melalui bahasa penutur yang nyaman bagi Anda berdua. Setelah diungkapkan, coba cari langkah penyelesaian.

Mencari hobi pengganti

Anda bisa menawarkan hobi pengganti. Hobi yang mungkin tak perlu biaya tinggi namun tetap dapat mengisi waktu luang dan berguna. Dapat pula membuat kesepakatan untuk beralih pada hobi yang sama. Misalnya senang memasak bersama, menata taman berdua, atau menyimpan uang buat travelling di akhir tahun.

Batasan pengeluaran

Seandainya pasangan tetap bersikukuh dengan hobi mahalnya, jangan patah semangat. Temukan kompromi agar sama-sama nyaman. Terutama terkait batasan pengeluaran khusus untuk hobi. Bila dulu pasangan menjalani tanpa limit harga, kini ada nilai maksimum sebagai batasannya. Atau membeli barang-barang kesukaan hanya waktu diskon mencapai 50 persen. Hobi tetap terjalani, Anda pun tak terbebani.

Frekuensi

Pengaturan frekuensi juga perlu ditilik kembali. Sebelumnya begitu ada keinginan melakoni, pasangan langsung saja mengeksekusi. Biaya yang mungkin belum dianggarkan, jadi mendadak dikeluarkan. Sekarang pasangan harus sedikit mengatur intensitas hobinya. Dari sekali seminggu, berubah menjadi sebulan sekali. Perubahan yang tergantung perjanjian dan kenyamanan berdua.

Menjadikan sumber pemasukan

Tak selamanya hobi terus menerus membutuhkan dana besar. Anda dan pasangan dapat mengubahnya berbalik sebagai sumber pemasukan. Misalnya koleksi miniatur action figure superhero, mobil-mobilan, aksesoris barbie yang kondisinya masih bagus dan dapat dijual kembali. Konon semakin melegenda, semakin mahal harganya. Anda bisa meraup keuntungan berlipat ganda. Pemasukan yang baru bisa dimanfaatkan untuk menutupi pengeluaran berbagai kebutuhan.

Di saat hobi tidak terpenuhi

Siapkan strategi ketika hobi tidak terpenuhi. Terlebih pasangan sudah mau menurunkan egonya hanya menjalani hobi di waktu tertentu saja. Padahal bisa saja mendadak ada agenda yang tak bisa ditinggalkan, dan hobi batal dilakukan. Apakah di bulan berikutnya hobi bisa dilakukan dua kali sebagai pengganti, atau bagaimana baiknya bagi Anda berdua. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments