07

Jas Tepat untuk Hujan Lebat

Jas hujan menjadi barang penting saat air turun dari langit. Khususnya bagi Anda yang sedang mengendarai motor. Tak bisa berhenti dan tetap harus melanjutkan perjalanan. Pilih jas yang tepat untuk hujan yang lebat.

Ia hadir untuk melindungi Anda aman dari guyuran air. Minimal membuat badan dan pakaian tetap kering. Apalagi bila hujan turun di pagi hari, tepat bersamaan Anda menuju ke kantor. Ia juga berfungsi menjauhkan Anda dari masuk angin dan rasa dingin yang menusuk tulang.

Kini modelnya juga semakin beragam. Dari motif hingga warna-warna yang ditawarkan. Jadi, bagi pencinta fashion, jas hujan tidak akan mengurangi kesempurnaan penampilan. Meski cuaca sedang buruk. Tinggal Anda menyesuaikan dengan anggaran yang tersedia, jas hujan yang bagus dan aman bisa Anda dapatkan. Aman untuk diri sendiri, maupun bagi orang lain yang melintas di jalan raya.

Jangan model ponco

Sangat disarankan untuk tidak memilih model ponco. Yakni model yang menyatu dari atas ke bawah, panjangnya sampai di lutut. Ketika Anda duduk di jok, bagian bawahnya terbang tak beraturan dan dapat menyangkut di jeruji besi ban motor. Parahnya, ponco tak sepenuhnya melindungi. Bahkan baju tetap basah kuyup.

Potongan atas bawah

Lebih baik gunakan model yang berpotongan atas dan bawah. Bagian atas yang menutup kepala sampai pinggang atau lutut. Dan bagian bawah yang berbentuk celana, panjang hingga mata kaki. Tipe ini lebih aman dan menutup keseluruhan bagian tubuh. Juga aman karena pas mengikuti gerak tubuh pemakai. Tidak memberikan kesempatan pada jas untuk melambai-lambai tertiup angin, lantas membahayakan pengguna jalan yang lain.

Berwarna terang

Pilih yang berwarna terang. Seperti hijau muda, kuning menyala, biru elektrik, atau oranye. Warna yang membantu memberi peringatan pada yang lain bahwa ada Anda yang sedang berkendara. Memberikan penglihatan yang kontras dan berbeda, di saat pemandangan di jalan gelap dan terganggu oleh datangnya air hujan.

Bahan lentur

Bahan yang lentur dapat berasal dari PVC. Contohnya plastik dan parasut. Tidak ada peresapan sama sekali. Begitu hujan mengenai lapisan permukaan, air akan langsung diarahkan untuk jatuh. Bahan ini juga nyaman digunakan, cukup elastis, kuat, serta tidak mudah robek. Jadi, Anda bisa tetap fokus pada arah yang dituju.

Disambung, bukan dijahit

Setelah bagian bahan, perhatikan cara penyusunan jas. Kenakan jas hujan yang disambung pres antar bagiannya, bukan dijahit. Metode penyambungan pres menutup akses air masuk dengan total. Sedang penjahitan meninggalkan lubang-lubang kecil yang masih memungkinkan air masuk ke dalam. Sama saja artinya pakaian tetap basah.

Kualitas ritsleting

Begitu pula dengan kualitas risleting. Utamakan dari bahan tembaga atau kuningan. Bahan yang lebih terjamin keawetannya dan lebih tahan dari karat. Dengan kata lain, jangan beli jas hujan yang berkancing. Sebab di sela-sela antar kancing masih ada rongga. Merupakan pintu longgar bagi hujan mengenai kulit dan pakaian Anda. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments