06

Agar Baju Tetap Kering dan Wangi Saat Musim Hujan

Masih lembap dan bau apek sudah menjadi identitas baju saat musim hujan datang. Butuh waktu lama untuk membuatnya enak dipakai kembali. Tapi, bagaimana metodenya?

Mudah saja sebenarnya. Anda tidak perlu menyiapkan bahan-bahan khusus atau peralatan yang mahal. Proses pencucian bisa dilakukan seperti biasa. Yang paling membedakan adalah langkah pengeringan agar baju tidak lembap dan berbau tidak sedap. Sehingga, sekalipun waktu menuju kering lebih lama, minimal baju tidak berbau.

Tidak ada sisa sabun

Saat pembilasan terakhir, jangan biarkan ada sisa detergen yang masih menempel. Sisa sabun dapat meninggalkan bercak-bercak putih pada pakaian. Di samping itu membuat pakaian sulit cepat mengering. Ditambah bau tak enak semakin menguat. Karenanya, pastikan kembali sabun telah tersingkir pergi sebelum proses penjemuran dimulai.

Optimalkan pengering

Gunakan pengering untuk membantu pakaian. Pertama-tama, Anda dapat menggunakan pengering mesin cuci. Jika dirasa kurang ampuh, karena pakaian masih lembap, nyalakan kipas angin. Arahkan langsung pada pakaian yang sedang dijemur. Dapat pula menggunakan hair dyer. Atau menggantungkan baju di dekat mesin AC bagian luar. Angin panas yang dikeluarkan efektif membuat baju-baju Anda kering kembali.

Beri jarak antar pakaian

Ketika menjemur, beri jarak antara yang satu dengan yang lain. Baik Anda menjemurnya dengan cara dibuka lebar atau digantung. Jarak yang cukup memberikan kesempatan pada pakaian merasakan angin dan melepaskan materi air yang masih terkandung. Bau pun tak sempat menghampiri, karena sudah terbawa angin pergi.

Gantung di dalam ruangan

Jika di luar ruangan terus menerus hujan dan tiada sinar mentari sama sekali, jangan menyerah. Anda tetap dapat menggantungnya di dalam ruangan. Seperti menempatkannya di dekat pintu untuk tetap mendapatkan semilir angin dan sedikit sinar saja. Walau akhirnya waktu mengering lebih lama dari biasanya, tetapi ini lebih efisien ketimbang membiarkan pakaian berada di luar dan jadi bau.

Sirkulasi udara lancar

Sirkulasi di luar ruangan memang lebih baik untuk pakaian. Namun kondisi yang sama seharusnya tetap tersedia saat berada di dalam ruangan. Seperti tersedianya ventilasi atau pintu yang terbuka lebar. Apalagi bila ditambah dengan mudahnya cahaya masuk, meski hanya sedikit saja. Setidaknya akan membuat ruangan lebih hangat.

Setrika

Bila pakaian tak juga mengering, Anda dapat menyetrikanya. Tetapi jangan sampai menyemprotkan pewangi atau cairan tertentu. Hanya akan menambah kadar bau tak enak ke level yang lebih tinggi. Tetap perhatikan suhu setrika yang bisa ditoleransi oleh bahan kain. Jadi, jangan langsung setel yang paling maksimum, jika Anda menganggap itu akan sangat membantu mengeringkan pakaian.

Jangan langsung ditumpuk

Setelah baju disetrika atau cukup kering, tapi masih lembap, jangan langsung ditumpuk. Sebisa mungkin masing-masing tetap dijemur. Menggunakan hanger atau membuka lebar seluruh permukaan. Jika Anda langsung menumpuk pakaian yang belum benar-benar kering, bukan saja tetap tak kering, bau apek masih mengintai. Otomatis saat dipakai, bau masih tercium serasa baju belum pernah dicuci. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments