20

Media Sosial Apik, HRD Tertarik

Tampaknya kini perusahaan tidak lagi mengandalkan tes dan hasil wawancara saja pada calon pegawainya. Mereka juga mengintip media sosial sebagai referensi. Maka, tata media sosial Anda secara apik, agar HRD tertarik.

HRD, human resources development, mengoptimalkan penuh kehadiran media sosial sehubungan dengan penerimaan kerja. Mereka tidak mau kecolongan memberikan jabatan tertentu pada orang yang salah. Mungkin saat bertatap muka, HRD bisa percaya pada potensi Anda. Namun begitu menelusuri rekam jejak digital, semua tahap ujian bisa gagal berantakan.

Tanpa proses yang sulit, HRD tinggal membuka akun para pelamar pekerjaan. Memfungsikan media sosial sebagai screening. Di mana dengan sendirinya, akan membantu HRD menyeleksi calon pegawai yang tidak diinginkan. Hanya menyisakan nominator yang benar-benar memenuhi kualifikasi.

Tetapi bukannya Anda tidak boleh bermedia sosial sama sekali. Karena bagaimanapun bersosialisasi di dunia maya tetap hak Anda sepenuhnya. Hanya saja, ketahui etikanya. Supaya kompetensi dan potensi yang Anda punya, tidak hancur citranya hanya gara-gara unggahan yang negatif di mata HRD.

Foto yang berkesan

Foto selalu lebih banyak memberikan makna ketimbang kata-kata. Foto juga selalu objek pertama yang dituju. Maka, jangan asal memasang foto-foto dalam akun Anda. Baik foto penunjuk profil atau foto lainnya.

Disarankan, pilih foto yang berkesan. Tepatnya elegan dan menyenangkan untuk dilihat. Sebuah foto yang mampu menunjukkan Anda sebagai pribadi yang menyenangkan tetapi juga profesional. Sedang foto yang terlalu vulgar, tampak alay, atau dominan mengangkat kisah kecelakaan, hanya akan memberikan nilai buruk bagi kejelasan karier Anda.

Positif dan optimis

Jika selama ini konten dan komentar yang Anda ketik biasa-biasa saja, ubah segera. Sajikan kata-kata yang positif dan optimis. Terutama saat menyangkut orang lain atau menujukannya pada diri sendiri. Begitu pula ketika memberikan kritik. Hindari ungkapan yang kasar, apalagi diarahkan pada rekan kerja dan pihak-pihak yang berhubungan dengan perusahaan sebelumnya.

Menginsipirasi

Selain itu, HRD menyukai posting-an yang menginspirasi. Walau sebenarnya bukan ide murni dari Anda, melainkan membagikan dari akun lainnya. Terlebih jika disertai opini pribadi yang kuat dan memberi solusi pada sesama. Berbeda jika Anda hanya menampilkan sajian yang bernada kebencian, peristiwa yang mengerikan, atau mengadu domba satu sama lain.

Tata bahasa yang benar

Baca ulang sebelum Anda menekan tombol enter. Sebisa mungkin gunakan bahasa yang mudah dibaca, penulisan aksara yang lengkap, dan makna yang tepat. Terkadang HRD sering menggunakan trik ini untuk mengenali lebih jauh pribadi pelamar kerja. Mereka yang gemar menulis kata dengan disingkat-singkat cenderung mendapat penilaian yang kurang, dibandingkan dengan yang menulis secara lengkap.

Keseharian yang menarik

Tunjukkan bahwa Anda mempunyai keseharian yang menarik. Tidak hanya membagikan lokasi di mal, berbelanja, dan berburu kuliner saja. Tetapi aktivitas yang bermanfaat, walau terlihat sederhana. Misalnya menghabiskan kegiatan bersama anak di rumah saat akhir pekan. Atau membaca buku di kala senggang. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments