13

Mendadak Bertemu Orang yang Tak Disuka di Masa Lalu

Mendadak bertemu orang yang tak disuka memang bukan momen yang menyenangkan. Suasana yang tadinya penuh sukacita, bisa berubah ke arah sebaliknya. Tapi, sebagai manusia dewasa, bagaimana seharusnya kita bersikap?

Karena terkadang kita tidak menyadari kehadiran orang tersebut dan tidak bisa menghindar begitu saja. Dia yang begitu kita hindari, tiba-tiba saja menampakkan diri. Menyapa dan mengulurkan tangan. Mau tak mau, tangan sendiri harus membalas salaman dan berbalik mengeluarkan sapaan.

Waktu seolah berputar menuju ke masa silam. Masa di mana Anda masih intens berkomunikasi dengannya. Masa dengan terpaksa menerima segala perlakuan yang tak adil. Masa yang mengingatkan bagaimana Anda harus menahan perasaan. Dan kini Anda harus bersikap tepat untuk menenangkan diri sendiri dan menunjukkan bahwa Anda baik-baik saja bertemu dia.

Banyak alasan mengapa kita tak suka pada seseorang. Mungkin akibat sikap mereka yang sok tahu, suka meremehkan karya Anda, belum membayar utang, tukang gosip, dan sebagainya. Namun, kadang ada pula alasan-alasan yang tidak bisa disebutkan dengan jelas mengapa kita sampai tak menyukai seseorang. Semacam perasaan tak nyaman bila berada di dekatnya, yang kemudian dimaknai sebagai rasa tak suka.

Terima bahwa kita bukan makhluk yang sempurna

Bukan makhluk yang sempurna tidak hanya perlu disematkan padanya, tapi juga pada diri sendiri. Sadari Anda manusia biasa, yang tak bisa menyukai semua orang atau baik pada setiap manusia. Dengan menerima kondisi tersebut, akan lebih membuat perasaan Anda lega dan lapang. Lebih siap menerima segala situasi dibanding tetap berkukuh Anda baik-baik saja.

Tetap sopan dan ramah

Berikan senyum sebagaimana yang biasa Anda berikan pada orang lain. Tetap sopan dan ramah padanya. Atur mimik muka agar terlihat biasa dan gestur tubuh tetap tenang. Kesan yang baik menerima kehadiran seseorang akan menciptakan citra dan reaksi yang lebih positif. Anda pun tak perlu mengulang bibit-bibit permusuhan kembali ke permukaan.

Topik pembicaraan netral

Dan waktu mengobrol pun dimulai. Agar tidak terkesan canggung, hindari topik pembicaraan yang sensitif. Contohnya, status pernikahan, jumlah anak, kondisi finansial, dan hal yang serupa. Sebaliknya, ambil tema yang sekiranya lebih netral. Seperti menanyakan kabar dan kesibukan. Jadi, Anda tak perlu bersitegang dengannya saat dia memberikan jawaban di luar dugaan.

Tak perlu lama

Karena rasa tak suka, sebaiknya Anda tak usah berlama-lama. Cukup seperlunya berbasa-basi, lalu segera undur diri. Buat alasan  yang cukup bisa diterima mengapa Anda harus segera berpindah tempat. Langkah ini sangat diperlukan untuk menjaga perasaan tetap dalam koridor yang aman. Apalagi, karena mendadak, Anda mungkin dibuat terkejut dan belum siap sepenuhnya mengadakan interaksi.

Ambil hikmahnya

Selepas itu, ambil hikmah yang sudah terjadi. Tak usah terus menerus merutuki diri kenapa harus bertemu lagi. Barangkali ini dapat menjadi momen emas menunjukkan pada orang yang tak disuka, bahwa Anda tetap pribadi yang baik dan luar biasa. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments