11

Transportasi Ikonik dari Berbagai Negara

Berkendara tanpa harus tahu tujuan pasti, mungkin hanya bisa dirasakan saat Anda mencoba wisata transportasi di suatu negara. Sensasi yang berbeda dan terkadang menantang bahaya justru menjadi daya tarik wisata itu sendiri. Makin meramaikan liburan dan pengalaman.

Tuk Tuk (Thailand)

Tuk Tuk mudah Anda jumpai di Bangkok, Thailand. Bentuknya mirip dengan bajaj, tetapi lebih terbuka dan berwarna-warni. Selain mengantarkan turis berkeliling kota, Tuk Tuk juga dimanfaatkan memotong rute dari jalan-jalan besar yang penuh kemacetan.

Norry (Kamboja)

Norry pada dasarnya adalah kereta. Tetapi tanpa rangka besi, karena hanya terdiri dari papan anyaman bambu. Sedang mesinnya dipasang pada bagian belakang. Sebelumnya hanya digunakan untuk mengangkut barang, namun ketertarikan turis untuk mencoba mengubah posisinya dalam dunia pariwisata.

Jeepney (Filipina)

Wujud Jeepney tak ubahnya seperti oplet. Tetapi lebih panjang di bagian body dan moncong depannya. Penampakannya warna-warni, bergambar nyentrik, dan mengeluarkan suara musik keras-keras. Tujuannya tak lain adalah menarik minat banyak penumpang.

Barco de Totora (Peru)

Barco de Totora tak lain ialah perahu yang banyak mengapung di danau Titicaca, Peru. Bentuknya sangat khas, terdapat saung kecil lengkap dengan peneduh dan anak tangga. Sedang bagian depan dibiarkan memanjang. Uniknya lagi, perahu ini dibuat dari alang-alang yang sudah kering.

Coco Taxi (Kuba)

Sekilas coco taxi seperti perpaduan vespa dan helm besar sebagai tempat duduk penumpang. Taksi yang berwarna kuning dikhususkan untuk turis asing, sedang yang hitam berlaku untuk penduduk lokal.

Houseboat (India)

Menjadi andalan wisata sungai di Perala, India. Jalannya sangat lambat, cocok bagi wisatawan yang ingin berlama-lama di dalamnya. Sebab perahu ini memiliki semacam rumah dari anyaman bambu.

Carmelit (Israel)

Tepatnya berada di Kota Haifa. Kereta kabel bawah tanah yang beroperasi naik turun ke Gunung Karmel. Peron yang satu dengan yang lain berbeda ketinggian. Total beda ketinggian dari stasiun pertama sampai yang terakhir adalah 274 meter.

Funicular (Australia)

Tidak ubahnya dengan roller coaster, tapi untuk membawa penumpang naik turun bukit. Dengan kemiringan 52 derajat, kereta bisa berhenti untuk mengangkut penumpang. Mendebarkan bukan?

Balon Udara Van Gogh (Inggris)

Lain dari yang lain, balon yang satu ini bertampang pelukis terkenal, Van Gogh. Balon raksasa lengkap dengan bentuk wajah yang asli. Kunjungi Bristol, Inggris, untuk mendapat sensasinya.

Floating Bus Hippo (Kanada)

Berada di kota Victoria BC, bus ini membawa 40 penumpang berkeliling selama 1,5 jam. 50 menit berjalan biasa di daratan dan 40 menit berikutnya mengarungi sungai. Karena itu disebut juga dengan bus ampibi.

Seluncuran Rusa Kutub (Rusia)

Bernama lain reindeer sleeding, yang masih menjadi bagian kebudayaan suku Nordic. Mereka memandu para pengunjung di atas sebuah kereta kecil. Beberapa pasang rusa menariknya lalu membawa jalan-jalan di tengah salju. Mengingatkan pada film-film akhir tahun bertema musim dingin. Mendebarkan dan tak akan terlupakan. (LAF)\

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments