08

Intip Daerah Properti Sebelum Transaksi

Membeli properti memang harus jeli. Selain kondisi rumah itu sendiri, perhatian khusus juga harus diarahkan pada lingkungan di sekitarnya. Sedikit mengintip seluk beluk daerah properti akan sangat membantu keputusan transaksi jual beli nanti.

Sebab sayang sekali jika sudah menghabiskan banyak biaya, ternyata kondisi lingkungan sekitar tidak mendukung terciptanya tempat tinggal yang nyaman. Terlebih properti yang sudah dibeli akan dihuni dalam jangka waktu yang lama. Bahkan mungkin ditujukan sebagai warisan ke anak cucu.

Keberlangsungan lingkungan yang nyaman dan aman juga ikut mendongkrak harga properti di masa mendatang. Begitu Anda tidak menghendakinya lagi, peluang cepat terjual lebih terbuka lebar.

Kelengkapan surat

Pastikan surat-surat yang menyertai rumah dan tanah lengkap. Tidak kurang satupun, legal, dan disahkan oleh lembaga yang semestinya. Seperti notaris atau pejabat pembuat akta tanah. Surat yang ditujukan oleh pihak pembeli masih berlaku dan beratas nama yang jelas.

Jika pemilik properti tidak bisa menunjukkan surat-surat yang Anda butuhkan, minta penjelasan sejelas mungkin. Atau lakukan penawaran agar arsip dapat dilengkapi terlebih dahulu. Sehingga nanti properti dapat dimiliki secara sah di mata hukum.

Potensi bencana alam

Selidiki bencana alam yang pernah terjadi. Ketika melanda akhir-akhir ini, atau yang pernah terjadi lebih jauh sebelumnya. Terutama bencana yang sudah menjadi langganan di daerah sekitar. Contohnya terdampak tanah longsor, banjir, letusan gunung berapi, gempa akibat patahan di dalam lempeng bumi, dan sebagainya.

Kondisi air, tanah, dan udara

Kondisi air, tanah, dan udara yang sehat mendukung lingkungan tinggal yang sempurna. Cari tahu bagaimana kondisi yang sebenarnya. Barangkali pernah tercemari oleh limbah suatu pabrik atau air dapat kering mendadak di musim kemarau. Udara dapat berubah sangat buruk akibat banyaknya kendaraan yang berlalu lalang. Serta penyebab lain yang memengaruhi ketiga elemen tersebut berdampak signifikan pada Anda dan keluarga.

Sengketa di masa lalu

Anda perlu mencari tahu sengketa di masa lalu. Sengketa yang mungkin belum tuntas terselesaikan. Masih membayang-bayangi dan berpeluang terjadi lagi. Misalnya saja sengketa dalam keluarga yang saling memperebutkan tanah dan rumah. Di mana nantinya membuat posisi Anda, sebagai pemilik baru, tidak aman. Properti yang baru dibeli bisa tidak terakui dan Anda sendiri yang jadi rugi.

Kemungkinan konflik horisontal

Perhatikan juga kemungkinan terjadi konflik horisontal. Berpeluang terjadi secara berulang dan mengganggu ketenteraman tempat tinggal. Misalnya seringnya tawuran para pelajar, perselisihan di antara warga yang saling memblokade jalan, tragedi perampokan yang mengerikan, terkenal sebagai sarang pelaku kriminal, serta masih banyak lagi.

Yang belum terbayar

Bisa saja properti yang Anda inginkan masih memiliki utang. Karenanya penting memastikan aset bebas dari tunggakan. Misalnya pajak bangunan, biaya surat balik nama, tagihan air dan uang pemeliharaan lingkungan, serta lain-lain. Pastikan apa saja yang kurang pada pemilik atau pihak yang diserahi tanggung jawab mengurusi. Sehingga saat rumah dalam genggaman, tidak ada lagi hutang yang belum terbayar. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments