16

Membuat Presentasi yang Efektif

Pengemasan presentasi kerja sangat menentukan. Selain harus menarik dan menyakinkan, tentunya harus pula efektif. Karena dampaknya akan panjang ke depan.

Dalam jangka pendek, kemampuan menyajikan presentasi yang baik akan mampu merebut hati penontonnya. Kerja sama bisnis terjalin dari keberhasilan menanamkan kepercayaan. Seseorang dapat tergugah semangatnya atas pengaruh presentasi sang motivator. Pun presentasi turut memengaruhi posisi dalam profesi.

Berbagai gagasan yang telah diuraikan berkorelasi positif pada kesuksesan profesi di masa mendatang. Pihak perusahaan atau atasan akan memberikan penilaian berdasar dari menu presentasi.

Maka, sudah jelas bahwa urusan presentasi tidak bisa dibuat main-main. Sebelum prosesnya dimulai, sangat dianjurkan banyak berlatih. Mencari referensi sebanyak-banyaknya tentang teknis persiapan membuat presentasi yang baik. Atau dapat pula dengan berkaca pada style presentasi para pakar, lalu diadaptasikan pada gaya diri sendiri.

Materi sesuai kebutuhan

Layaknya melayani pengunjung di restoran, maka sajikan bahan presentasi seperti yang dipesan. Misalnya presentasi tentang pengalaman diri sendiri untuk ujian kenaikan pangkat, data-data terbaru di lapangan yang diminta para klien, dan sebagainya.

Tak masalah jika Anda ingin menambahkan ide-ide pribadi ke dalamnya. Dengan syarat, masih berhubungan dengan apa yang dibutuhkan. Juga harus mengandung kebenaran dan masih mempunyai hubungan.

Terstruktur

Bangun alur presentasi yang terstruktur. Memiliki jalan cerita yang bisa ditangkap oleh para pembacanya. Bak sebuah film atau novel yang ingin mengisahkan sesuatu.

Ada pembuka, inti, dan penutup. Masing-masing bagian saling memiliki ikatan. Saling menguatkan ide tanpa bertabrakan. Sehingga meminimalisir timbulnya penafsiran yang berbeda.

Upayakan materi yang terstruktur juga merangsang tumbuhnya ide baru. Terutama ketepatan menawarkan suatu solusi atas adanya aneka problem. Sebab, solusi-solusi inilah yang paling ditunggu ketimbang berhenti pada penyajian data dan analisa saja.

Jadi, seorang calon presentator juga harus benar-benar menguasai masalah yang ditemukan. Supaya tuntutan menemukan jalan keluar dapat dipenuhi.

Desain slide menarik

Tuangkan ide presentasi dalam slide-slide yang menarik. Enak dipandang dan tidak membuat jenuh pembaca. Inti dapat langsung ditangkap dan maknanya langsung dapat dicerna.

Di tiap slide, ketik poin-poin yang penting saja. Tanpa harus kalimat panjang lebar. Kemas berbagai data dalam bagan atau diagram agar terlihat ringkas. Perhatikan pula pilihan warna latar dan desain slide, bentuk dan ukuran huruf, juga seni indahnya.

Terampil menyampaikan

Keterampilan menyampaikan (delivery) akan jadi sorotan. Ikut menentukan sukses tidaknya presentasi yang Anda sedang bawakan. Kuasai gesture tubuh sendiri supaya terlihat nyaman, santai, dan terlihat menguasai medan. Sertakan bahasa verbal yang sederhana dan fokus, dengan nada suara yang bersahabat. Berikan kesan yang kuat bagi audience bahwa Anda memang orang yang berkapasitas.

Interaksi

Daripada lebih banyak membaca, lebih baik bangun interaksi dengan pihak di depan Anda. Sikap ini akan memberi persepsi pada Anda sebagai pribadi yang percaya diri, tidak mendominasi, dan terbuka pada lawan bicara. Lakukan kontak mata. Sebagai tanda meminta atensi dan opini. Sekaligus mengamati reaksi balik yang diberi oleh mereka. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments