12

Masalah Kesehatan yang Ditandai oleh Sakit Gigi

Sakit gigi tidak berdiri tunggal. Ia bisa menjadi penunjuk kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Bahkan mendeteksi penyakit berbahaya yang belum dirasa.

Seorang Direktur dari University of Alabama di Departemen Periodontologi di Birmingham sekaligus direktur Dentistry Wellness Clinic, Nico Geurs, juga mengatakan demikian. Seorang dokter gigi dapat melihat gejala penyakit hanya dengan melihat perubahan yang terjadi di gigi dan mulut pasien.

Karenanya, seseorang tak perlu menunggu sampai giginya berlubang baru pergi ke dokter gigi. Atau mengabaikan rasa tak nyaman di bagian mulut. Anjuran untuk melakukan pengecekan secara berkala salah satunya ditujukan untuk mendeteksi penyakit-penyakit berbahaya yang mulai bersemayam di dalam tubuh.

Apalagi mulut merupakan lubang besar yang memudahkan bakteri masuk dengan gampang. Sebagian menempel pada gigi, dan lama kelamaan mengeras. Menyebabkan plak dan pendarahan. Sebagian lagi masuk ke aliran darah. Jumlahnya dapat semakin banyak saat kondisi tubuh tidak fit.

Kini waspada pada diri sendiri. Pada gigi yang berlubang dan nyeri tak berkesudahan. Juga pada gusi yang kerap berdarah. Atau sariawan dan bau mulut yang lama tak juga hilang.

Penyakit jantung

Dalam beberapa kasus, sebelum penyakit jantung dikenali, sakit gigi sering mendahului. Juga sakit pada daerah sekitar rahang yang mengindikasikan jantung mengalami masalah.

Atau sebaliknya. Sakit gigi juga bisa menyebabkan sakit jantung. Tepatnya disebut periodontitis. Dimulai ketika gusi berplak dan dibiarkan sampai membuat gigi jadi goyang. Selanjutnya gigi akan mengeluarkan racun, yang terserap, dan menimbulkan sumbatan pada pembuluh darah. Di mana kemudian ujungnya memengaruhi kesehatan jantung.

Diabetes

Diabetes membuat Anda tak kuasa melawan bakteri penyebab infeksi gusi. Kandungan glukosa dalam air liur bertambah banyak. Di samping bakteri terus tumbuh secara signifikan. Sudah pasti gusi akrab dengan berbagai soal. Semacam penyakit gusi (gingivitis), radang gusi, dan periodontitis tadi. Tak hanya itu, diabetes ampuh menghadirkan sariawan, bau mulut, gigi mudah copot, serta area mulut terasa kering.

Leukimia

Leukimia dan kesehatan gigi memiliki ikatan yang kuat. Jenis kanker darah ini akan menghasilkan rasa sakit dan nyeri pada gigi. Sebagai akibat dentin yang seharusnya melindungi gigi jadi lepas dan terkikis (erosi). Kondisi gusi juga tak stabil. Sering bengkak dan berdarah. Jadi hati-hati jika Anda terus menerus mengalaminya.

Penyakit asam lambung

Penyakit asam lambung di dunia medis mendapat julukan GERD, atau orang awam menyebutnya dengan maag. Kala asam lambung meningkat sampai ke daerah tenggorokan dan berlanjut ke mulut, ia akan menipiskan lapisan enamel dan dentin gigi. Khususnya pada gigi belakang. Sudah pasti penderitanya tak bebas dari nyeri berkepanjangan.

Penyakit crohn

Nama penyakit ini guna menggambarkan peradangan di pencernaan, terutama paling sering mengenai usus besar (ileum). Umumnya dokter mengenali dari luka yang terdapat di dalam mulut. Yaitu luka yang menganga atau terbuka. Luka tidak mudah disembuhkan serta terus berulang kembali. (LAF)

 

Foto ilustrsi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments