08

Pacaran Sehat dengan Teman Sekantor

Siapa yang kena panah asmara, bakal susah menampiknya. Begitu pula pada teman sekantor yang telah lama mencuri hati Anda. Khawatir urusan kerja jadi berantakan harus diatasi. Jalani urusan asmara ini dengan sehat dan profesional.

Sebab bila Anda dan pasangan tidak mengetahui aturan yang benar, konflik pribadi akan mewarnai ke dalam pekerjaan. Hubungan sebagai sesama rekan kerja tidak lagi berjalan sebagaimana biasanya. Bila sedang harmonis dapat terasa sangat mesra. Tapi saat masalah melanda, panas dingin yang dirasa.

Dan tidak berhenti pada Anda berdua. Hubungan bisa membawa pengaruh pada interaksi dengan rekan-rekan yang lain. Terjadi perubahan yang signifikan. Ada yang suka, namun mungkin ada pula yang tidak nyaman. Saat Anda berdua berkonflik, muncul dua kubu di antara sesama rekan. Masing-masing jadi pembela dan oposisi.

Pacaran dengan teman sekantor juga bakal menimbulkan gosip tertentu. Gosip yang berefek pada performa diri. Karenanya terapkan gaya sehat pada pacaran Anda.

Biasa saja

Walau sangat bahagia mendapat pasangan yang diidamkan, usahakan Anda tetap bersikap biasa saja padanya. Selama di kantor tetap gunakan nama asli untuk menyapa, bukan nama kesayangan atau sebutan lainnya. Interaksi yang wajar dan tetap seringlah makan siang bersama yang lain, tak harus selalu dengannya.

Mesra secukupnya

Mesra boleh saja, tapi secukupnya saja. Misalnya cukup mengirimkan pesan pribadi sebagai tanda kasih sayang. Tanpa perlu berbuat terang-terangan di depan rekan lain. Seperti bergandengan tangan ke sana ke mari atau terlalu sering membalas canda. Sebab Anda dapat dinilai tidak serius bekerja dan hanya ingin berduaan terus menerus.

Gunakan waktu untuk bekerja

Gunakan waktu di kantor untuk bekerja. Selesaikan tenggat yang harus dikejar, begitu pula berbagai deadline yang sudah menunggu. Pasang konsentrasi yang tinggi agar tanggung jawab Anda pada kantor bisa terpenuhi. Jika ingin berdua saja, jam sepulang kantor lebih bijak untuk digunakan.

Jangan kabur di tengah rutinitas

Hindari sekali-kali kabur di tengah rutinitas. Sekalipun Anda sedang stres dan jemu tingkat tinggi. Tahan diri untuk tidak memilih menghabiskan waktu dengannya saat jam kerja masih berlangsung. Selain menyalahi aturan, sudah pasti tidak sehat bagi hubungan Anda berdua. Memanfaatkan relasi demi kepuasaan diri sendiri, tanpa memikirkan kepetingan yang lebih besar. Yakni pekerjaan dan rekan-rekan yang lain.

Biarkan dia menyelesaikan masalahnya

Ketika pasangan mempunyai masalah dengan pihak lain, jangan ikut campur. Tak perlu pula menyalahkan atau terbawa perasaan pada pihak yang berkepentingan dengan pasangan. Anda harus di posisi netral. Karena masalah dan kesalahan belum tentu bersumber dari yang lain. Barangkali datang dari pasangan, dan Anda mesti mengakuinya.

Tak harus ke dia

Anda harus mandiri. Mengatasi persoalan dan beban pekerjaan seperti biasa. Tidak tergantung padanya. Di sisi lain, tetap andalkan teman-teman di kantor untuk membantu. Jika suatu saat Anda memang tidak lagi bersamanya, hubungan dengan rekan lain akan tetap baik-baik saja. Tidak ada eksklusivitas, namun tetap menjunjung tinggi kebersamaan. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments