21

Solusi Masalah Rambut Bagi Wanita Berhijab

Hijab memang memberikan perlindungan pada rambut. Tapi jangan lupa, masalah tetap mengintai. Temukan solusinya untuk rambut yang sering tertutup hijab.

Rata-rata rambut jadi mudah berkeringat ketika tertutup rapat. Keringat yang lama dibiarkan mengendap akan memicu adanya ketombe dan rasa gatal di kulit kepala. Selain itu, rambut jadi lepek dan berbau apek.

Hasilnya, kaum hawa mau tak mau harus sering menggaruk kepala. Belum lagi mesti mendapati kondisi hijab yang tak lagi rapi. Dan, sudah pasti kondisi rambut yang jauh dari kata sehat.

Jangan sampai penggunaan hijab jadi penghalang Anda merawat rambut. Hijab dan rambut sehat dapat berjalan bersama. Asal Anda mengetahui kuncinya.

Rutin keramas

Beri siraman air pada rambut secara berkala. Setiap hari atau dua hari sekali. Rutinitas ini akan membantu Anda dalam memberikan proteksi nyata pada rambut. Minimal menyingkirkan endapan keringat yang akan segera berubah bentuk jadi ketombe.

Namun, sebelum mulai mengguyurkan air, sisir rambut terlebih dulu. Langkah ini guna merapikan rambut ke struktur awal. Sekaligus memberikan jalan bagi kotoran di rambut untuk segera pergi.

Beri angin sesekali

Jangan tutup terus menerus. Sesekali biarkan rambut bernapas lega. Bersentuhan langsung dengan angin yang sedang bertiup pelan. Atau jika Anda enggan berada di luar ruangan tanpa berhijab, buka saja di kamar agar rambut berkesempatan merasakan udara yang lebih segar. Lakukan tahap ini setelah Anda menggunakan hijab dalam waktu cukup lama atau saat rambut masih basah. Tindakan nyata guna memastikan rambut tidak identik dengan bau tak sedap.

Pakai masker rambut

Gunakan masker rambut dengan rutin. Bahan-bahannya bisa didatangkan dari sekitar. Pun bisa dilakukan sendiri di rumah tanpa harus pergi ke salon. Misalnya avokad bisa Anda aplikasikan. Begitu pula dengan minyak zaitun, minyak kelapa, campuran madu dan susu akan semakin memperkuat akar rambut.

Kering sebelum berhijab

Pastikan rambut berada dalam kondisi kering sebelum hijab menempel. Sebab, bila masih basah, tubuh lebih mudah gerah. Keringat pun tak terhindarkan. Menambah volume air di rambut, di mana ujung-ujungnya memberi peluang luas pada bakteri untuk berkembang biak. Rambut memiliki bau tak sedap. Terlebih lagi, ketombe semakin lama bertahan di sana.

Pilih bahan yang adem

Pecinta hijab seharusnya tak perlu bingung dengan jenis bahan yang tersedia di pasaran. Utamakan bahan yang mampu menyerap keringat dan tidak merusak tekstur rambut. Contohnya dari katun atau voal. Dengan coraknya yang berwarna-warni dan beragam, bahan katun tidak menerawang. Tetap mendatangkan rasa sejuk bagi area kepala. Masalah pada rambut bisa lebih ringan dihadapi.

Nutrisi dari dalam

Lengkapi rangkaian perawatan dari dalam. Sertakan nutrisi dalam menu harian Anda. Vitamin C, E, B6, B12, protein dan asam amino. Zat-zat penting ini banyak terkandung dalam ikan salmon, kacang-kacangan terutama kenari, telur, sayuran hijau, dan buah-buahan. Hijab dapat Anda laksanakan sepenuh hati. Rambut di dalamnya tetap terlindung sempurna. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments