17

Dicari: Kantor Ramah Perempuan

Sejatinya, keramahan di tempat kerja bagi perempuan adalah suatu keharusan. Berupa fasilitas dan program yang mendukung. Kenali ciri-ciri kantor yang ramah pada perempuan.

Kantor yang mendukung keramahan pada perempuan akan menerima dampak positif. Di mana pekerja perempuan akan terus loyal, karena merasa posisi dan kebutuhannya diakui. Keinginan untuk terus mengaktualisasikan diri tidak terhalangi. Fokus lebih terjamin, produktivitas juga lebih tinggi.

Tidak ada pilihan untuk berhenti bekerja sebab minimnya fasilitas dan berubah menjadi ibu rumah tangga. Tetapi peran keduanya dapat dijalani dengan seimbang, berkat ketersediaan fasilitas yang terus diupayakan oleh kantor.

Ruang menyusui

Ruang menyusui di kantor telah menjadi kewajiban. Dalam satu arti, ruang tersebut mendukung para ibu tetap dapat memberi ASI. Di sisi lain, kantor telah mendukung adanya generasi masa depan yang tumbuh sehat dan cerdas.

Day care

Tuntutan adanya day care sebagai bagian dari kantor terus menggema. Terutama bagi para pekerja perempuan yang mempunyai jam kerja panjang. Kebutuhan bertemu bisa dilakukan dengan cepat, sekaligus sebagai cara kontrol pada tumbuh kembang anak.

Toilet berprivasi

Toilet yang tersedia bukan hanya terpisah antara pria dan wanita, tapi juga menjamin privasi. Tergaransi tidak terpasang kamera tersembunyi, bersih dan higienis, kegiatan di toilet maupun kamar mandi tidak tembus pandang atau terlihat dari luar.

Cuti haid dan melahirkan

Kebijakan di kantor tidak boleh melewatkan hak untuk cuti haid dan melahirkan. Menyebutkan jumlah waktu yang cukup diberikan pada pekerja perempuan, berikut kompensasi biaya yang akan diterima. Bila terjadi kondisi di luar dugaan, kantor juga harus tetap ramah memberikan kelonggaran waktu cuti lebih lama.

Jam kerja fleksibel

Saat ini, banyak kantor yang menerapkan jam kerja fleksibel bagi para pekerja perempuannya. Dengan harapan, pegawai perempuan dapat menentukan sendiri waktu yang tepat untuk memulai pekerjaan setelah urusan domestiknya terselesaikan. Syaratnya, jam bekerja dan target tetap terpenuhi.

Gaji yang setara

Tidak ada bias gender. Perempuan menerima upah yang sama besar dengan pekerja laki-laki. Tentu sesuai dengan jenjang jabatan yang diemban. Begitu pula tidak ada perbedaan dalam pemotongan pajak. Atau konsekuensi pemotongan uang makan bila ada keterlambatan. Bonus tahunan pun diberikan dengan berdasar prestasi, bukan pada jenis kelamin.

Kostum yang nyaman

Mengenai seragam atau kostum yang berlaku bagi pekerja perempuan, hendaknya tetap membuat nyaman. Tidak menghalangi gerak, terlalu tebal dan berasa panas, atau terlalu tipis dan mengundang rasa kedinginan. Khususnya untuk para ibu yang sedang hamil dan menyusui, kantor yang ramah akan memberikan keluwesan dalam berpakaian sehari-hari.

Pengembangan karier dan keterampilan

Pengembangan karier dan keterampilan akan diberikan sejak perempuan memulai debutnya di kantor. Terkait materi pengembangan diri, atau pelatihan-pelatihan yang bersifat menambah wawasan. Contohnya tentang cara menjaga stamina bekerja di ruangan ber-AC, mencegah dan menyikapi pelecehan seksual, mengadakan pembicaraan parenting dengan pakarnya, dan masih banyak lagi. Jadi, kantor tetap menyediakan ruang belajar. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments