01

Mitos Kehamilan yang Merugikan

Di beberapa tempat ada mitos-mitos yang masih dipercaya dan sangat dianjurkan agar ibu hamil mematuhi. Faktanya, mitos ini justru sangat merugikan ibu hamil maupun janin dalam kandungan. Agar ibu hamil dan bayi dalam kondisi sehat, kenali mitos-mitos tersebut.

Tanpa bermaksud untuk menyalahkan kepercayaan yang telah melekat, beberapa mitos memang sebaiknya diabaikan. Selain merugikan, mitos tersebut bisa membuat stres. Beberapa mitos pun sudah terbantahkan oleh penelitian-penelitian ilmiah. Jadi tak perlu ragu untuk menjauhi.

Bila masih bingung atau takut, mintalah saran dari dokter kandungan atau pakar kesehatan.

Bayi amis karena ikan

Di beberapa daerah, ibu hamil sangat dilarang makan ikan. Terutama ikan-ikan yang berasal dari laut. Mengapa? Ditakutkan bayi saat lahir dan semasa hidupnya nanti akan berbau amis, layaknya bau ikan. Mitos yang salah kaprah, sebab faktanya ikan sangat bagus untuk dikonsumsi ibu hamil. Kadar omega 3 yang ada pada ikan sangat tinggi. Zat tersebut berguna untuk perkembangan otak janin dan mencerdaskan bayi, disamping faedah lain yang bisa dirasakan. Bau amis akan hilang dengan sendirinya dalam proses memasak, tidak sampai terserap dan tinggal lama dalam tubuh bayi.

Tidak boleh melihat gerhana

Ibu hamil pantang untuk melihat gerhana. Dipercaya gerhana terjadi karena sebagian bulan atau matahari dimakan oleh raksasa. Makhluk besar tersebut akan mengincar pula bayi yang ada dalam kandungan untuk turut dimakan. Bayi lahir pun jadi cacat. Tak jarang, ibu hamil mesti bersembunyi di dalam rumah, bahkan harus di kolong tempat tidur. Sebuah fenomena alam yang malah membuat ibu hamil ketakutan setengah mati dan berpengaruh tidak sehat pada bayi.

Dilarang mandi air panas

Mitos yang lain menyebutkan, ibu hamil dilarang keras mandi air panas. Padahal kenyataannya, tidak ada pantangan apapun yang berpengaruh pada kehamilan dikarenakan mandi. Baik menggunakan air dingin atau air panas. Namun, ibu hamil dianjurkan untuk menghindari sauna atau berendam di air panas terlalu lama. Sebab, suhu panasnya bisa berdampak buruk pada sel janin.

Bentuk perut sesuai jenis kelamin

Bentuk perut saat kehamilan dipercaya sebagai petunjuk jenis kelamin bayi yang sedang dikandung. Bila perut bentuk bulan, tandanya calon bayi lahir perempuan. Sedang perut yang lonjong menandakan bayi laki-laki. Kenyataannya, bentuk perut saat hamil mengikuti bentuk tubuh ibu.

Bayi suka ngiler

Satu lagi mitos yang suka membuat orang tua jadi stres sendiri. Banyak orang mengatakan bayi yang suka ngiler adalah efek samping dari ngidam ibunya yang tidak terpenuhi. Hasilnya bila anak melihat apa yang dulu didambakan sang ibu, bayi jadi gampang ngiler. Faktanya, air liur yang keluar adalah natural, karena bayi belum mempunyai kemampuan kontrol yang sempurna. (LAF) 

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments