07

Usir Mabuk Perjalanan Tanpa Obat

Mabuk sering jadi momok di perjalanan. Entah via transportasi darat, laut, atau udara. Tubuh jadi tak nyaman, penumpang lain pun ikut terganggu. Padahal mabuk bisa dicegah dan diusir supaya tak terus mengiringi tiap kali pergi.

Mabuk punya bahasa keren, yaitu motion sickness. Mabuk dialami seseorang bila terjadi gangguan pada sistem vestibular (pusat keseimbangan di telinga bagian dalam). Akibatnya telinga menghasilkan zat hastamin, yang merangsang otak untuk mengajak tubuh bereaksi mual. Hasil akhirnya adalah muntah.

Ada pula penelitian yang menyebut bahwa muntah dikarenakan adanya penyempitan atau penebalan otot pilarus. Yakni bagian akhir dari lambung yang menyambung langsung dengan usus 12 jari. Atau ada rilis lain yang menilai muntah adalah bakat. Bila bayi belum mencapai usia sehari dan pernah muntah, kemungkinan membawa kebiasaan tersebut sepanjang riwayat perjalanannya.

Tenang saja. Ada banyak cara mengusir keinginan untuk muntah di perjalanan selain minum obat anti muntah. Berikut beberapa diantaranya.

Rileks

Tak perlu resah dan gelisah. Lakukan sugesti pada diri sendiri, bahwa Anda bisa merdeka dari mual dan muntah. Tenangkan pikiran, tarik napas dalam-dalam, dan yakin tubuh bisa diajak kerjasama. Bila perlu, pejamkan mata sepanjang jalan dan lebih banyak diam daripada mengobrol terus menerus. Putar musik yang menjadikan suasana tenang.

Pandangan lepas

Lepaskan pandangan dengan melihat pemandangan luas. Bila Anda melakukan perjalanan laut, begitu merasakan kemunculan gejala mabuk laut, cobalah untuk mengarahkan pandangan pada lautan lepas. Rasakan angin laut yang segar, serta pemandangan biru laut yang memanjakan mata.

Duduk di depan menjadi salah satu solusi bila Anda menggunakan kendaraan di jalan biasa. Goncangan yang lebih ringan dan fokus mata yang langsung menghadap luar, setidaknya bisa menahan rasa mual. Kerja otak lebih seirama dengan gerak tubuh yang ikut melaju bersama kendaraan yang sedang dinaiki. Ketimbang Anda duduk di belakang, goncangan yang dirasa lebih besar dan pandangan yang tak sama dengan gerak badan lebih memicu tubuh mengeluarkan isi perut dengan mendadak.

Makan dan minum secukupnya

Makan dan minumlah yang cukup sebelum jadwal keberangkatan. Hindari makanan pedas dan minuman bersoda yang akan membuat perut terasa tak karuan. Lebih baik, Anda menyiapkan jahe atau permen rasa mint untuk mengusir rasa mual. Siapkan pula camilan untuk mengganjal perut bila terasa lapar. Pilih yang hambar agar tidak merangsang reaksi lambung jadi berlebihan.

Sirkulasi udara lancar

Pastikan aliran udara di sekitar Anda segar dan lancar. Tak pengap, tidak bau, tidak terasa sesak, dan sebagainya. Setting suhu AC dengan pas, tidak membuat kedinginan atau malah kepanasan. Bukalah kaca jendela sesekali untuk menghirup langsung angin yang berhembus dari luar. Hindari juga asap rokok atau bau makanan tertentu, yang kadang mengendap dan membuat isi perut berontak.

Istirahat sejenak

Bila Anda naik mobil pribadi, mintalah jeda sejenak. Parkir dan keluarlah dari mobil. Pilih tempat yang nyaman untuk duduk atau berbaring sebentar. Seperti di bawah pohon. Bila memang sudah tak tahan, keluarkan dan muntahkan saja. Justru Anda jadi lega dan tak muntah-muntah lagi. Perjalanan jadi lebih tenang dan menyenangkan. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments