05

Ada Manis di Balik si Pahit

Pahit bukanlah rasa yang digemari banyak orang. Mayoritas makanan dihidangkan dalam rasa manis, gurih, atau asin. Padahal di balik rasa pahit, ada segudang manfaat untuk menjaga kesehatan dan kecantikan.

Sejumlah penelitian sepakat dengan kehebatan rasa pahit. Seperti Article of Health Care melansir bahwa rasa pahit terbukti membantu pencernaan, melawan radikal bebas, kaya vitamin dan mineral, mengusir racun pada hati, dan lainnya. Pastinya, tidak ada kandungan lemak dan kolesterol. Makin sering mengonsumsi makanan pahit juga menjadi langkah bijak agar tubuh tidak kecanduan pada pemanis terus menerus. Konon, binatang pun lebih memilih tanaman pahit saat sakit untuk memulihkan tenaganya.

Tak ada salahnya mencoba agar lidah jadi terbiasa.

Pare

Rasanya memang tak bersahabat di lidah sama sekali. Tapi khasiatnya bisa mengubah glukosa jadi energi, kaya vitamin, mineral, dan serat. Pare juga membantu pemulihan dari kondisi toksemia, diabetes melitus, kolera, sakit mata, gangguan tidur, sembelit, hingga masalah pencernaan. Kandungan yang ada dalam pare dapat membersihkan darah. Hasilnya, kulit lebih mulus bercahaya.

Daun pepaya

Tak kalah pahitnya dengan pare, daun pepaya tak pernah main-main untuk mengatasi penyakit. Jerawat, bisul, dan nyeri haid hilang seketika. Juga memperlancar asi bagi ibu menyusui. Daun satu ini turut memperlancar pencernaan, menangkal kanker, menekan tekanan darah tinggi. Air rebusan daun pepaya cepat mendongkrak trombosit naik kembali bagi penderita demam berdarah. Selain itu bila ditumbuk, diperas airnya, dan diminum dua kali sehari, bisa menghilangkan malaria akut.

Bubuk kakao

Cokelat yang belum diolah sama sekali berasa sangat pahit, tidak seperti yang sering kita temui di pasaran. Bubuk cokelat mengandung zat flavanol dengan efek antioksidan untuk mengurangi kerusakan sel dan memelihara kesehatan jantung. Apabila dikonsumsi secara teratur, bubuk kakao bisa menjaga tekanan darah tetap stabil dan mencegah diabetes. Dapat meningkatkan HDL (high density lipoprotein) atau kolesterol baik, dan sebaliknya menurunkan LDL (low density lipoprotein) atau kolesterol jahat.

Kale

Kalah tenar dengan jenis sayuran yang lain, tapi bagi pakar gizi, kale adalah ratunya para sayuran. Karena kandungan nutrisi yang sangat tinggi dan lengkap. Terdapat antioksidan, antikanker, mengandung omega 3, serta tinggi vitamin C. Kale juga kaya vitamin A. Seratus gram kare per hari mampu memenuhi kebutuhan vitamin A yang disarankan. Selain itu, membersihkan hati dari racun-racun yang menumpuk.

Kunyit

Rempah satu ini mempunyai rasa pahit bercampur getir. Manfaat untuk kesehatan dan kecantikan sudah tak terbantahkan. Kunyit mengatasi peradangan (anti inflamasi) dan peradangan sendi kronis (rheumatoid arthritis), mencegah kanker, antioksidannya kuat, mengoptimalkan fungsi hati, mencegah alzheimer dan depresi.

Bagi kaum hawa, kunyit hadir untuk membantu masalah nyeri haid, memperderas asi, memperlancar persalinan, hingga mengatasi keputihan. Kulit pun lebih bersih dan halus berkat kunyit. Jauh dari noda jerawat, kerutan, penuaan dini, bisul, dan kering. Tak hanya itu, rambut ikut terawat, tidak rontok, dan bebas ketombe. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments