2212

Tantangan Ibu Masa Kini

Setiap tanggal 22 Desember, bangsa ini merayakan hari Ibu. Berbondong-bondong para ananda memberikan penghargaan secara simbolik pada ibunda. Tapi tunggu dulu, jangan berhenti di hari ibu saja. Tentunya para ibu juga harus terus memperbaiki kualitas diri demi anak dan keluarga tercinta. Karena setiap ibu memiliki tantangan tersendiri.

Baik ibu zaman dulu maupun zaman sekarang sama-sama meampunyai tantangan. Hanya bentuknya yang berbeda. Mungkin sebagian orang masih menganggap ibu zaman dulu lebih repot, sedangkan ibu zaman sekarang dimudahkan oleh kecanggihan teknologi. Urusan domestik rumah tangga bisa selesai dalam waktu singkat. Namun, kehadiran teknologi itu sendiri adalah tantangan yang tak bisa dihindari. Bahkan, bisa saja tantangan ibu zaman sekarang lebih kompleks.

Dulu atau sekarang, ibu selalu menjadi tokoh yang diharapkan ideal dan tampil sempurna. Menguasai segala urusan dan bermental baja. Apapun tantangan yang ada, hadapi dan jalani saja dengan riang hati.

Serba ahli

Dalam berbagai kondisi dan situasi, ibu harus pandai mengatasi segala hal. Menjadi bendahara rumah tangga, juru kemudi anak ke sekolah, koki favorit keluarga, tenaga pengajar tanpa upah, dokter siap jaga bagi suami dan anak, tukang binatu dan cleaning service dalam satu waktu. Dan peran lainnya yang mesti dikuasai oleh ibu, adalah menjaga kesehatan dirinya sendiri. Bisa dibilang, sekali ibu jatuh sakit, segala urusan bisa runyam.

Melek teknologi

Seorang ibu saat ini tak boleh gaptek. Ibu yang ketinggalan informasi dan tak tepat menggunakan media sosial hanya akan menjadi bahan olok-olok. Tetapi terlalu larut dalam gegap gempita dunia internet juga tak tepat.

Jadikan kehadiran teknologi sebagai sarana pemberi informasi yang sehat. Ikuti dan sikapi dengan bijak sambil tetap menjadi diri sendiri. Tak perlu mudah baper dengan opini orang lain. Saring informasi dengan benar, untuk menjaga kewarasan akal dan bersosial. Gunakan seperlunya supaya waktu tetap banyak dihabiskan bersama keluarga.

Teruslah update. Bukan hanya untuk lifestyle semata, tapi juga mengimbangi kecepatan anak yang gampang beradaptasi dengan internet. Disamping, menangkal segala bentuk rupa kejahatan yang sering mengintai anak-anak.

Trendi

Setuju atau tidak, ibu-ibu saat ini dituntut untuk selalu cantik dan menarik. Dari ujung rambut hingga ujung kaki harus sehat dan terawat. Mengenakan busana dan sepatu yang sesuai, dengan padu padan tes bermerk sebagai tentengan. Dan tampil memesona di tiap acara. Tak ketinggalan urusan make up dan glamour-nya dunia yang harus diselami.

Menjadi trendi tak ada salahnya. Namun hanya akan membuat capek sebab tren tidak ada matinya. Kendalikan diri dan kontrol nafsu untuk belanja. Ada kalanya Anda harus mengatakan “cukup” dan gunakan saja barang-barang yang telah dimiliki.

Gaul

Seorang ibu yang gaul bukan berarti harus update status dan selfie setiap saat. Tapi bersosialisasi secara sehat. Menggunakan jaringan pertemanan untuk aktivitas beramal atau menambah pengetahuan mengenai pola pengasuhan, dan memperlebar bisnis online, misalnya. Gaul untuk ibu, tapi meninggalkan jejak positif bagi anak, keluarga dan orang lain. Selamat hari ibu! (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments