1912

Pentingnya Refleksi Finansial di Akhir Tahun

Akhir tahun sudah di depan mata. Banyak orang ramai-ramai membuat resolusi untuk tahun berikutnya. Tapi banyak yang melupakan pentingnya membuat evaluasi catatan keuangan selama setahun ini. Padahal siapa tahu, sedikit menengok catatan ke belakang bisa membawa peruntungan di tahun depan.

Sejenak melakukan refleksi singkat tentang keuangan, akan membantu kita mengetahui kondisi keuangan yang sebenarnya. Masih sehatkah finansial kita selama ini, atau jangan-jangan sudah membutuhkan pertolongan. Sehingga di akhir tahun, kita akan mengetahui total kekayaan bersih. Manfaat lainnya, meminimalisir penyebab yang sering membuat keuangan tak beraturan.

Rumusnya gampang. Ambil kertas dan mari hitung menghitung.

Pemilikan aset

Dalam setahun ini, apakah ada penambahan aset atau justru berkurang. Meliputi rumah, mobil, tanah, surat berharga, perhiasan, logam mulia, atau benda-benda lainnya. Aset adalah tabungan jangka panjang, yang bisa menolong sewaktu-waktu. Karena itu, teliti kembali keberadaan aset yang ada di tangan agar tak ada yang terlewat. Anda pun bisa membuat perencanaan baru dengan mempertahankan aset-aset tersebut, atau lekas menjualnya kembali.

Rasio hutang

Hutang selalu menjadi beban, tapi tetap harus diselesaikan. Jangan gerah atau gelisah untuk menghitung kembali hutang Anda. Baik itu cicilan kartu kredit, KPR, kredit rumah, pinjaman ke teman, dan sebagainya. Buat daftar yang rinci dan prioritaskan hutang mana yang harus Anda tutup terlebih dulu. Sembari menyelesaikan hutang-hutang lain secara berkala dan diangsur. Setelah itu, prediksi masa Anda akan bebas dari hutang lebih mudah ditebak.

Tabungan dan investasi

Hampir mirip dengan aset, tilik lagi akun rekening dan penanaman modal yang sudah Anda lakukan setahun ini. Plus laba yang mungkin didapat tiap bulannya. Bila ternyata Anda tidak mempunyai tabungan dan investasi karena berbagai sebab, jangan berkecil hati. Segera mulai saat tahun baru menjelang. Ada saran dari pakar keuangan untuk tabungan dan investasi yang sehat. Niatkan 1/10 dari penghasilan bulanan dan simpan dalam rekening tersendiri.

Pos anggaran tiap bulan

Anggaran tiap bulan untuk beraneka kebutuhan juga perlu dievaluasi. Banyak faktor yang membuat anggaran tiap bulan berantakan. Misalnya saja belanja barang yang tidak perlu dan menghabiskan uang tanpa rencana awal. Tentu sikap demikian jangan sampai terulang di tahun depan agar anggaran per bulan selalu aman dan terkontrol. Selain itu, Anda juga bisa memasukkan unsur kenaikan harga dan tingkat inflasi yang ikut memengaruhi besarnya pengeluaran.

Dana darurat

Cek apakah Anda telah memiliki dana darurat yang cukup. Masih single atau sudah berkeluarga, dana darurat penting untuk dimiliki. Besar dana darurat setidaknya tiga kali pengeluaran tiap bulan per orang. Anda tinggal mengalikan jika ada anggota keluarga lain yang menjadi tanggungan.

Tujuan

Ingat kembali tujuan yang ingin Anda raih dengan finansial yang aman. Sudahkah langkah dan usaha menuntun kita untuk meraih tujuan tersebut? Temukan jalan keluar yang tepat apabila ada hambatan. Sebaliknya, tingkatkan langkah yang berhasil menggaet kesuksesan. Demi impian-impian segera terwujud menjadi kenyataan. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments