1012

Penyakit yang Sering Menyerang Saat Liburan

Kondisi tubuh yang fit dan sehat jadi modal penting selama masa liburan. Sayangnya, beberapa penyakit senang mengintai saat Anda liburan. Penyakit yang sepele ini bisa membuat Anda rugi besar. Karena selain tak bisa ke mana-mana, Anda juga merepotkan teman liburan.

Sakit selama liburan bisa mendadak dan dapat disebabkan oleh banyak hal. Misalnya makanan dan udara yang kotor di lokasi wisata. Virus dan bakteri yang sudah mengendap dalam tubuh ditambah stamina yang kurang bagus.

Agar liburan tak sia-sia, jaga kesehatan setiap saat. Cegah penyakit yang ingin menghampiri, sebab liburan harus dijalani dengan penuh suka cita. Kembali ke rumah pun bisa beraktivitas seperti biasa.

Gangguan pencernaan

Diare paling sering dialami oleh wisatawan. Tidak hanya karena makanan dan minuman yang tercemar bakteri, ada beberapa sebab yang lain. Seperti jadwal makan yang tidak teratur, melahap sembarang makanan, dan wisata kuliner yang berlebihan. Perut sering pula tidak cocok dengan menu lokal, atau disebut dengan traveller’s diarrhae. Batasi makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh. Pilih menu dengan rasa yang netral ketimbang perut jadi bermasalah selama berhari-hari.

Pilek, batuk, dan demam

Ketiga penyakit tersebut kerap muncul bersamaan. Mayoritas dipicu udara yang kotor, menghirup debu atau tertular dari orang lain. Kondisi tubuh yang tidak terlalu fit, capek di perjalanan, dan kurang istirahat juga berperan penting. Gejala-gejala menjelang pilek dan demam sering tak disadari. Anda dapat baru merasakan  di pertengahan atau akhir liburan. Pulang ke rumah pun kondisi jadi tak sesehat sebelum berangkat. Ambil langkah antisipasi dengan mencuci tangan dan menggunakan masker bila diperlukan.

Alergi  

Alergi adalah penyakit kambuhan. Muncul jika tubuh dekat dengan alergen. Kenali dan hindari alergen supaya tidak menghambat jadwal liburan. Seperti kandungan dalam makanan, suhu dingin yang ekstrem, dan lainnya. Kondisi lingkungan yang baru dan kemampuan tubuh yang belum sepenuhnya beradaptasi juga merangsang alergi muncul ke permukan. Selalu siapkan obat-obatan pribadi dan sebisa mungkin tidak bersentuhan dengan pemicu alergi.

Masuk angin

Penyakit lain yang sering diderita selama liburan adalah masuk angin. Terdengar masalah klasik, tapi tetap saja beban yang diderita tidak ringan. Perut penuh berisi angin dan kepala yang pusing berputar-putar. Bisa-bisa Anda hanya menghabiskan waktu seharian di kamar tanpa menjelajah tempat-tempat yang baru. Rugi kan? Cukup gunakan obat gosok dan pakaian yang tebal untuk mengusir angin. Siapkan teh atau jahe dan seduh dengan air panas agar tubuh cepat menghangat kembali.

Dehidrasi

Dehidrasi juga sering dialami oleh penikmat wisata. Rasa haus sering tidak dirasa saat berjalan-jalan, terlebih kala musim dingin. Padahal tubuh tetap membutuhkan air untuk menjaga kestabilan metabolisme. Sambil menikmati indahya tempat wisata yang Anda kunjungi, bawa bekal minum yang cukup dan teguklah secukupnya. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments