0712

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Merenovasi Apartemen

Beda dengan hunian biasa, penataan ulang atau renovasi apartemen membutuhkan langkah khusus. Maklumlah, apartemen umumnya ukurannya tak seluas hunian rumah, peraturannya pun berbeda dengan bila Anda akan merenovasi rumah. Meski mungkin renovasinya lebih sederhana, tak sebanyak renovasi rumah, namun tetap perlu persiapan matang.

Umumnya renovasi apartemen tidak hanya untuk memperbaiki kerusakan, tapi juga mendesain ulang ruangan. Seperti mengganti cat dinding, pemasangan wallpaper, penentuan lokasi barang-barang utama dan aksesori. Pemilik bisa menyesuaikan dengan style yang diinginkan, misalnya bergaya retro, minimalis, atau klasik.

Begitu kunci unit sudah di tangan, tahan sebentar. Perhatikan langkah-langkah dalam merenovasi apartemen agar proses berjalan lancar tanpa berhenti di tengah jalan.

Patuhi aturan

Baca kembali aturan renovasi yang tercantum dalam akad jual beli. Lebih lengkapnya tanyakan ke pihak pengelola apartemen sekaligus meminta surat izin untuk renovasi. Biasanya, pemilik unit diperkenankan mengubah bagian dalam sesuai selera masing-masing. Tetapi dilarang keras mengganti pintu, termasuk warna cat dan kuncinya.

Kelengkapan surat dari pihak pengelola bisa difungsikan sebagai akses keluar masuk pihak-pihak yang membantu renovasi. Sehingga security lebih mudah mengenali dan mengontrol keamanan. Jangan lupa, pastikan telah tercantum periode untuk melakukan perbaikan ulang.

Cari kerusakan terlebih dulu

Telusuri lebih dulu kerusakan yang ada sebelum mengubah gaya tatanan apartemen. Anda dapat memulai dari kran bocor, engsel jendela yang rusak, atau saluran kamar mandi yang mampet. Apartemen yang masih menyisakan kerusakan akan menjadi ganjalan desain baru nantinya. Dinding yang lembap misalnya, akan membuat wallpaper mudah rusak dan berjamur. Anda hanya akan dibuat repot berkali-kali dan menghabiskan banyak dana lebih dari yang diperkirakan sebelumnya.

Sesuai anggaran

Renovasi apartemen memang selayaknya disesuaikan dengan anggaran yang Anda punya. Bila perlu, siapkan dana khusus. Padukan apakah dana yang ada dapat mewujudkan impian atau Anda harus mengulur waktu agar dana bisa terkumpul lebih banyak lagi.

Anda juga perlu bernegosiasi dengan kontraktor tentang rincian tarif jasa dan barang-barang yang harus dibeli. Buat kesepakatan hitam di atas putih agar sama-sama menguntungkan. Untuk mengakali biaya yang tinggi, Anda bisa mencicil barang-barang dan tata ulang bagian yang ringan sendiri.

Skala prioritas

Buat prioritas bagian mana yang ingin Anda ubah. Misal desain interior dapur atau kamar utama. Anda juga perlu mempertimbangkan apakah akan tinggal dalam waktu cukup lama dengan keluarga atau hanya di waktu tertentu saja. Jadi, hadirnya ruang keluarga dan kamar tambahan bagi si buah hati dapat direncanakan sejak awal. Ingat, desain ulang akan semakin baik bila tidak hanya menunjang kenyamanan Anda saat ini saja, tapi juga di masa-masa yang akan datang.

Jadwal

Patuhi jadwal yang telah Anda sepakati dengan pihak pengelola dan kontraktor. Terlebih lagi, agar pengerjaan renovasi tidak mengganggu tetangga kanan kiri. Konfirmasi terlebih dulu bila ada sebab tak terduga yang membuat renovasi berjalan lebih lama. Semakin lama prosesnya tertunda, semakin lama pula Anda menunda nyamannya tinggal di apartemen dengan desain yang baru. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments