3011

Desain Kamar Anak yang Sehat

Anak juga membutuhkan ruang privasi. Bukan sekadar tempat tidur, tetapi sekaligus untuk melatih kemandirian dan tumbuh kembang yang optimal. Namun, orang tua harus mengetahui aturan-aturan dalam mempersiapkan kamar anak.

Idealnya, memang kamar anak harus menyenangkan dan nyaman. Desain dan dekorasi harus diperhatikan dengan saksama. Teliti lagi barang-barang apa saja yang boleh masuk ke dalam kamar anak. Tujuannya agar anak mengerti batasan perilaku yang boleh dilakukan saat dia sedang sendirian tanpa pengawasan.

Nah, berikut hal-hal yang harus diperhatikan dalam mempersiapkan kamar anak.

Tema kamar

Jika memang sudah saatnya anak membutuhkan kamar sendiri dan bisa diajak berdikusi, minta opininya tentang kamar yang diinginkan. Tentang warna dinding, tema kamar, bentuk meja belajar dan sebagainya. Terkait tema, orang tua bisa menyesuaikan dengan cita-cita yang didambakan anak. Misalnya menghadirkan barang-barang yang bernuansa musik atau superhero jagoannya. Atau anak ingin menempelkan beberapa gambar kesukaan di dinding juga bisa dilakukan.

Bukan hambatan bila sekiranya orang tua tidak mempunyai dana yang cukup. Beri pengertian dan ajak anak untuk menabung. Supaya kamar idaman lebih cepat diwujudkan bersama-sama.

Warna, cahaya dan kelembapan udara

Pilih warna cat dinding yang kalem. Seperti warna putih, krem atau peach. Warna yang kalem lebih menenteramkan dan memberi kesan kamar yang terang. Sedang warna gelap memberi kesan suram dan memerlukan pengunaan lampu yang lebih sering.

Buatlah jendela atau ventilasi agar sinar matahari dapat masuk dengan mudah. Keuntungan mendapat sinar matahari adalah menjauhkan kamar anak dari jamur. Nyamuk pun tidak betah lama-lama di dalamnya.

Bila memungkinkan, sering-seringlah membuka jendela atau ventilasi. Udara yang bebas mengalir keluar masuk lebih baik daripada udara yang stagnan di dalam kamar. Anak juga lebih sehat menghirup udara yang lebih alami. Biarkan anak menikmati suhu udara yang alami, dibanding terus menerus menyalakan AC atau kipas angin.

Perangkat tidur dan belajar

Perlengkapan tidur maupun barang-barang lainnya dapat disesuaikan dengan ukuran kamar anak. Usahakan agar ada ruang yang tersisa sebagai tempat bermain dan belajarnya. Untuk kamar berukuran minimalis, orang tua bisa menyiasati dengan kasur kecil atau kasur lipat. Sediakan dipan yang bawahnya bisa sekaligus berfungsi sebagai lemari. Beri meja dan kursi sesuai tinggi dan postur tubuh anak agar nyaman dalam belajar.

Orang tua juga bisa meletakkan rak buku memanjang di bagian ujung dipan. Kotak atau wadah khusus juga perlu disiapkan untuk meletakkan mainan. Hindari memberikan benda atau barang yang memiliki ujung tajam. Sebaliknya benda berujung tumpul tapi tetap awet akan lebih berguna bagi anak.

Hiburan

Anak memang membutuhkan hiburan. Tetapi hadirnya TV, komputer, dan gawai bukan hiburan yang sehat di dalam kamar. Anak tetap bisa menonton TV di ruang tengah. Dengan demikian, porsi waktu anak seimbang untuk kepentingan dirinya maupun dihabiskan bersama keluarga. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa (by Wicker Paradise)

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments