2311

Jenis Tanaman Akuatik untuk Kolam Minimalis

Percantik kolam mungil Anda dengan menambahkan tanaman air. Selain membuat kolam lebih indah, tanaman air juga mendatangkan banyak manfaat bagi kesehatan. Tanaman akuatik juga mampu menambah kesan asri di rumah.

Menurut para ahli, tanaman akuatik dan bunyi gemericik air dapat menstabilkan emosi dan memberikan ketenangan. Kolam air dan tanamannya membawa kesejukan dan suasana yang lebih natural. Tanaman juga diperlukan ikan untuk berkembang biak. Beberapa jenisnya juga dapat menyerap polusi udara, membersihkan air dari racun berbahaya, membersihkan udara, dan menambah kandungan oksigen. Udara yang kita hirup jadi lebih bersih.

Memelihara tanaman air juga tak repot. Tinggal meletakkan satu jenis tanaman, atau mengombinasikan beberapa jenis agar tambah menarik. Anda cukup menyesuaikan tanaman dengan ukuran kolam di rumah. Ingin kolam bergaya tropis, eksotis, maupun lainnya bisa didesain sendiri. Berikut tanaman aquatik yang bisa Anda coba di rumah.

Bunga teratai

Nama latinnya adalah Nyampahea. Diantara jenis tanaman akuatik lainnya, teratai paling dikenal dan sering ditemui. Bagian daunnya mengapung di permukaan, sedang bunganya tumbuh sedikit menjulang ke atas. Warna bunga bisa bermacam-macam tergantung varietasnya. Ukuran daunnya berkisar antara 45-90 centimeter.

Apu-apu

Disebut juga water cabbage, karena bentuknya seperti kol. Ada pula yang menyebutnya dengan kapu-kapu atau kayu apung. Tanaman apu-apu hanya berwarna dominan hijau, tidak seperti tanaman lain yang beraneka warna. Daunnya bertekstur halus, tumbuh merekah dan berlapis-lapis, tetapi tidak mempunyai bunga.

Papirus air

Papirus bersifat semi-akuatik. Sebab bisa hidup di darat dan di air. Batangnya ramping dan memanjang ke atas hingga 2 meter. Diujung batang akan tumbuh daun yang berkarakter majemuk. Daun papirus memiliki ciri-ciri panjang dan tipis seperti palm bambu. Bila dilihat dengan seksama, tanaman ini seperti memayungi. Jenisnya ada 2, yaitu papirus kecil (dwarf papyrus) dan papirus besar.

Eceng gondok

Meskipun bersifat gulma dan dianggap mengganggu, tak ada salahnya menempatkan eceng gondok di kolam Anda. Tanaman ini mudah tumbuh subur dengan daun yang lebar dan berdaging tebal. Bunganya berwarna violet dan tumbuh berlapis-lapis ke atas. Lebih sering bertumpuk-tumpuk dengan bunga yang lain. Bagian akarnya dapat menjadi makanan alami dan tempat ikan bertelur. Kolam Anda dijamin akan makin unik dengan hadirnya eceng gondok.

Selada air

Selain dikonsumsi untuk bahan salad, selada air dapat berguna untuk menghias kolam. Jadi Anda langsung mendapatkan manfaat ganda. Bentuknya kecil dan bergerombol. Letakkan saja di kolam air tawar dan biarkan tumbuh dengan sendirinya. Selada air tidak membutuhkan banyak perawatan.

Tetepok

Tetepok memiliki rupa yang sangat cantik. Daunnya tumbuh melebar, mengapung dan menyerupai bentuk hati. Di luar negeri dikenal dengan floating heart, ibarat hati yang sedang mengapung. Bunganya putih jernih dan sangat halus. Seperti butiran salju yang bertabur di atas permukaan air. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments