2011

Menemukan Pemasok Andal untuk Bisnis Makanan

Bisnis makanan memang tidak ada matinya. Pelaku usaha kuliner baru terus bermunculan. Agar usaha berkembang, perhitungkan pula peran penting pemasok atau penyuplai bahan baku. Baik untuk industri makanan kelas rumahan maupun untuk restoran Anda.

Sering tak disadari, pemasok adalah partner utama untuk menjalankan bisnis. Tanpa perlu mencari bahan-bahan sendiri, pemasok membantu Anda lancar berproduksi. Kadang, karena teledor atau tidak ada perjanjian yang kuat, pemasok pergi tanpa kabar dan berpengaruh pada jalannya bisnis.

Menemukan pemasok yang handal memang tidak mudah. Apalagi yang memiliki satu misi dan visi dengan kita. Coba lakukan beberapa hal berikut untuk menemukan pemasok yang enak dikerjasama.

Tangan pertama

Untuk menekan biaya produksi, cari pemasok bahan dari tangan pertama. Selain karena harganya jauh lebih murah, kualitas bahan saat sampai di tangan Anda lebih terjamin. Apalagi bisnis makanan membutuhkan pasokan bahan yang segar kualitasnya. Anda bisa datang langsung guna melihat kualitas barang dan mendapat gambaran kesan calon pemasok. Kunjungi pula gudang barang dan kantornya agar Anda semakin yakin.

Tapi, jika sekiranya Anda menemui kesulitan, meminta perantara untuk memasok bahan tidak jadi soal. Pertimbangkan saja apakah harga yang ditawarkan masih masuk dalam bujet keuangan Anda. Cari yang memberikan jaminan pelayanan dan garansi kerusakan barang.

Komitmen pada harga dan kualitas

Harga dan kualitas bahan dasar sangat memengaruhi harga makanan sampai di tangan konsumen. Misalnya saja kenaikan harga cabe atau kedelai, membuat banyak pebisnis kuliner sampai tidak berproduksi beberapa hari. Maka, harga yang stabil sangat diprioritaskan. Jika terjadi kenaikan, baik Anda dan pemasok harus menemukan titik temu agar tetap sama-sama menguntungkan.

Masalah kualitas juga tak bisa dikesampingkan begitu saja. Minta jaminan kesegaran bahan dan kualitas yang prima dari pemasok. Perubahan kualitas bahan dapat memengaruhi rasa dan selera konsumen. Bila pemasok tidak bisa memastikan kualitas, segera temukan pemasok yang baru agar Anda tidak rugi.

Buat MOU

Perjanjian hitam di atas putih tetap langkah yang terbaik. Tujuannya adalah untuk sama-sama mengingatkan akan komitmen masing-masing dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Anda bisa  merinci dengan detail apa saja yang menjadi kesepakatan bersama. Seperti batasan maksimum harga yang harus dibayar, jumlah barang yang harus dikirim, lama waktu pengiriman, sistem pembayaran, garansi barang bila ada yang rusak, dan lainnya. Perbarui kontrak perjanjian kerjasama dalam kurun waktu tertentu, atau bila Anda sudah merasa ada yang harus dikoreksi.

Testimoni positif

Tak jarang untuk menemukan pemasok kita membutuhkan bantuan orang lain, seperti teman atau keluarga yang punya kenalan. Minta opini dari mereka tentang kelebihan dan kekurangan calon pemasok. Anda juga bisa melihat portofolionya di mesin pencari internet untuk mengetahui pengalaman dari orang-orang yang pernah bekerjasama sebelumnya. Bahasan tentang pemasok yang baik dan yang nakal juga sering diulas dalam komunitas-komunitas bisnis. Jadi gabung saja untuk memperluas relasi. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments