1911

Tetap Nyaman Berlibur Bersama Lansia

Liburan juga penting untuk mereka yang sudah memasuki usia senja. Dan bersiaplah bila sewaktu-waktu kita harus ikut menemani orang tua berlibur. Seperti berjalan-jalan dengan anak kecil, berlibur bersama lansia juga membutuhkan persiapan khusus.

Jangan bayangkan liburan akan jadi rumit dan ribet. Orang tua bisa menjadi partner perjalanan yang menyenangkan bila kita sudah mempersiapkan rencana dengan matang. Terlebih kita dan orang tua bisa menghabiskan waktu bersama.

Bersikaplah untuk sedikit mengalah dan isilah kesempatan berlibur ini sebagai upaya untuk berbakti pada orang tua. Pendek kata, menyenangkan hati orang tua.

Pilih destinasi yang aman

Lupakan untuk liburan ala backpacker dan mengunjungi tempat-tempat yang berlokasi ekstrem. Pertimbangkan untuk berlibur di kala musim sedang bersahabat. Memilih musim dingin atau panas yang menyengat sama saja Anda sedang cari perkara. Pun pikirkan apakah orang tua sanggup berjalan lebih lama menelusuri tempat wisata atau hanya ingin berjemur di pantai, misalnya.

Anda bisa menghubungi agen travel. Tentu mereka sudah punya jadwal yang pas dan fasilitas yang memudahkan untuk berlibur. Bila tidak, buat rencana perjalanan yang tetap membuat orang tua tak mudah capek.

Perlengkapan ringkas

Bayangan liburan jadi ribet bisa benar-benar terwujud jika Anda membawa barang berlebihan. Karena itu masukkan terlebih dulu barang-barang utama seperti baju ganti ke dalam koper. Bila ada celah, baru sediakan tempat untuk barang lain. Siapkan tas khusus untuk memuat dokumen penting dan obat-obatan. Saat mendadak orang tua membutuhkan, Anda tidak kerepotan mencari.

Tawarkan barang-barang kecil yang biasa dipakai untuk dibawa serta. Seperti bantal atau mug kesayangan. Tampak konyol memang. Tapi siapa tahu jadi obat kangen rumah.

Dana ekstra

Karena faktor usia dan kesehatan, liburan harus di-setting dengan fasilitas yang lebih memadai. Lakukan reservasi hotel yang lebih dekat dengan destinasi wisata, yang tentu akan lebih mahal ketimbang hotel nun jauh di sana. Tak memungkinkan pula mengajak orang tua berganti-ganti moda transportasi. Setidaknya menyetop taksi atau menyewa mobil untuk perjalanan selama liburan. Belum lagi jika kondisi menjadi darurat karena harus mengunjungi pusat kesehatan. Maka, sediakan anggaran yang lebih untuk mengatasi masalah tak terduga dan liburan tetap sesuai rencana.

Jeda istirahat

Satu hingga dua tempat adalah hal paling realistis untuk dikunjungi jika berlibur bersama orang tua. Mudah capek dan letih adalah faktor penyebabnya. Luangkan waktu untuk beristirahat sejenak. Baik sekadar duduk di tengah perjalanan atau memberikan waktu yang lebih lama agar mereka bisa tidur nyenyak di hotel. Pelankan ritme melangkah dan isi dengan obrolan ringan. Tak usah seperti orang maraton yang harus mencapai garis finish secepat-cepatnya.

Sama-sama me time

Anda juga membutuhkan jeda sejenak. Buang pikiran dan isi ulang tenaga dengan kegiatan yang menenangkan. Bila orang tua tidak memungkinkan untuk ditinggal sendiri, Anda bisa mengajaknya. Seperti mandi uap ala sauna, menikmati pijatan di spa, berenang, dan berjemur bersama. Sama-sama senang kan? (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments