1411

Hak Kita Sebelum Pamit Undur Diri

Mengundurkan diri dari tempat bekerja adalah hal wajar dilakukan oleh karyawan. Tapi sebelum beranjak pergi, tak perlu ragu untuk menagih hak-hak Anda. Sayangnya, tak semua karyawan tahu dengan pasti apa hak-hak mereka yang telah diatur oleh undang-undang.

Pada dasarnya hak karyawan telah diatur dan dilindungi dalam Undang-Undang No. 13 Tahun 013 tentang Ketenagakerjaan. Sedikit berbeda dengan karyawan yang terkena PHK, karyawan yang mengundurkan diri, alias resign, tidak mendapatkan pesangon. Namun berhak atas uang penggantian hak (UPH) dan penghargaan masa kerja (uang pisah) yang biasanya sudah tercantum dalam perjanjian kontrak. Ketentuan khusus ini disebutkan dalam pasal 156 ayat 4 dan pasal 162 ayat 1.

Sambil membuka-buka lagi lembaran kontrak yang dulu telah Anda tandatangani, yuk cek lagi agar tak ada salah satu pihak yang merasa merugi.

Take home pay

Pastikan Anda dapat membawa pulang gaji secara penuh. Sebab itu adalah hak mutlak Anda, tidak bisa ditawar. Bila ada yang belum terbayar secara lunas, tanyakan langsung pada divisi finansial atau bendahara. Ada masalah yang menghambat, ambil inisiatif untuk mengambil keputusan bersama. Misal, perusahaan dapat menggaransi upah terbayar penuh dalam waktu sebulan ke depan.

Hari cuti

Beberapa perusahaan swasta mempunyai kebijakan sendiri, seperti mengganti hari cuti dengan rupiah. Nah, siapa tahu Anda belum sama sekali memanfaatkan hak libur, uangkan saja ketimbang hangus tak tersisa. Lumayan kan, bisa untuk menambah tabungan.

Bonus

Bonus atau reward ada banyak macamnya. Mulai dari tunjangan hari raya (THR), uang lembur, insentif telah mencapai target proyek atau melebihi omset dari patokan sebelumnya, dan sebagainya. Ada pula uang tambahan bagi karyawati atau istri karyawan yang melahirkan atau anggota keluarga yang meninggal.

Sebagian perusahaan ada yang memberikan gaji lebih dari 12 kali dalam setahun. Hitung lagi apakah Anda sudah menerima secara keseluruhan, atau jangan-jangan ada yang belum terbayarkan.

Tagihan reimburse

Kadang tugas luar kota yang mendadak membuat kita membayar sendiri tiket, biaya makan dan hotel yang harusnya ditanggung perusahaan. Kadang pula karena mendesak, Anda harus membeli sendiri peralatan agar kerjaan berjalan mulus. Seperti mentraktir klien waktu meeting sembari makan siang.

Lakukan penagihan jauh-jauh hari sebelum Anda pergi. Atau minimal begitu Anda mengajukan surat resign, yang biasanya 30 hari sebelum Anda pergi. Tentu dengan membawa bukti-bukti pembayaran yang sah.

Periksa pula apakah masih ada klaim atas biaya-biaya kesehatan. Perusahan tetap memberikan ganti biaya pemeriksaan kepada rumah sakit atau klinik yang tidak bekerjasama langsung dengan pihak asuransi. Tunjukkan kuitansi agar klaim bisa dicairkan.

Kembalikan fasilitas yang dipinjamkan

Jangan menuntut hak saja, Anda juga harus sadar dengan kewajiban. Kembalikan fasilitas yang telah dipinjamkan selama Anda bekerja. Seperti laptop, mobil perusahaan, kartu asuransi kesehatan, kartu identitas pegawai, access card, dan barang-barang lainnya. Dengan demikian, Anda bisa pamit dengan lega dan meninggalkan kesan diri yang bertanggung jawab. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments