0311

Waspada Sindrom Mata Digital!

Meski dampak negatif dari penggunaan gawai dan komputer sudah banyak diteliti dan dibuktikan, namun apa mau dikata, kita tak bisa lepas dari produk digital. Bahkan bisa jadi kita sangat bergantung pada mereka. Walaupun begitu, Anda tetap harus waspada dan temukan cara untuk meminimalisir dampak tersebut.

Satu yang pasti, mata akan terpapar radiasi atau pancaran dari layar gawai atau komputer ketika Anda menggunakan benda-benda tersebut. Selain bisa membuat mata jadi minus, melihat layar gawai atau komputer juga dapat membuat mata terasa panas, perih, kering, pandangan kabur dan tidak nyaman. American Optometric Association menyebut gangguan ini dengan computer vision syndrome. Atau lebih sering dikenal dengan sindrom mata digital.

Agar kita tetap bisa update dengan berbagai informasi dan berkomunikasi lewat gawai tanpa takut mengorbankan mata, beri garansi kesehatan mata sedini mungkin. Tak hanya Anda, berikan pula informasi ini kepada anak-anak dan keluarga.

Jarak pandang aman

Anda harus mengatur jarak pandang untuk meminimalisir paparan cahaya dari layar ponsel atau komputer. Untuk ponsel, jarak yang aman adalah sepanjang lengan kita. Layar komputer baru terasa aman kira-kira 30 cm jauhnya dari mata. Atur ulang pencahayaan di layar agar tidak terlalu terang dan membuat mata kita silau. Hindari menyalakan ponsel dan komputer di ruangan yang lebih gelap dan dalam posisi tidur. Mata akan bekerja terlalu cepat dalam menangkap gambar yang masuk ke dalam organnya.

Peralatan yang mendukung

Pertama, Anda membutuhkan kacamata khusus atau kacamata anti-radiasi. Gunanya untuk mencegah mata minus dan efek negatif lainnya pada mata. Gunakan kacamata tersebut setiap kali di depan layar atau jika dirasa perlu.

Kedua, pilih meja dan kursi yang proporsional untuk membuat posisi punggung tegak. Letakkan ponsel dan komputer kira-kira 30 hingga 50 derajat lebih rendah dari mata. Mata akan terbuka lebih sedikit dibanding ketika Anda harus menegakkan kepala.

Ketiga, jika diperlukan, pasang alat penyaring radiasi di layar komputer. Jadi cahaya kuat yang ditimbulkan tidak langsung ditangkap oleh mata.

Ambil jeda istirahat

Sesekali ambillah jeda untuk menjauh dari ponsel atau komputer. Idealnya, tiap 20 menit mata harus beristirahat. Anda bisa keluar ruangan untuk melihat pepohonan dan membiarkan mata terkena matahari. Kegiatan yang tak memakan waktu lama ini akan sangat membantu menyegarkan mata. Tentunya pilih tempat yang pas agar sinar matahari tidak terlalu panas. Pejamkan mata bila terasa panas selama 5 menit atau lebih. Atau kedip-kedipkan mata saat di depan layar agar tidak terasa kering. Mengedip atau memejamkan mata adalah cara ampuh membasahi kornea.

Beta karoten untuk mata

Mata yang sehat juga didukung oleh asupan makanan yang bergizi. Konsumsi makanan yang banyak mengandung beta karoten, zat yang baik bagi mata. Beberapa makanan yang mengandung beta karoten tinggi adalah wortel, sweet potato, dan tomat. Vitamin C dan omega 3 yang banyak terkandung dalam ikan juga baik untuk menjaga kesehatan mata.  (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments