fashion-show

Pekan Bahagia Di Mumtaza

Jiwa kompetisi perlu dikenalkan sejak dini pada anak. Baik melalui pelajaran sehari-hari di sekolah atau di acara tertentu. Itulah yang dilakukan Mumtaza Islamic School, Jalan Bukit Raya, Pamulang. Dalam rangka memperingati tahun baru Islam, tahun ini sekolah menggelar acara Mumtaza Happy Week 2017. Berlangsung dari 26 hingga 28 Oktober, acara dimeriahkan dengan berbagai lomba untuk anak-anak dan orang tua.

Kepala sekolah dan guru RA Mumtaza.

Menurut Pungki Nahyu Widyastuti, Kepala Sekolah Mumtaza Islamic School, “Happy Week ini selain untuk merayakan tahun baru Islam, juga membangun partisipasi siswa supaya lebih termotivasi, berani tampil di depan banyak orang.” Dengan kompetisi di dalam sekolah, anak-anak diharapkan lebih percaya diri dan menghasilkan karya yang membanggakan.

Murid-murid bersiap mengikuti acara.

Selama tiga hari berturut-turut RA Mumtaza selalu ramai oleh tepuk tangan dan canda tawa dari para guru, siswa, dan orang tua yang hadir.

Bersaing Sehat

Tak hanya diikuti oleh kalangan internal Mumtaza, lomba yang diselenggarakan diikuti pula oleh murid-murid dari sekolah lain. Ada 15 sekolah di sekitar Mumtaza yang mengirimkan siswa didiknya untuk ikut berpartisipasi. Diantaranya lomba fashion show, menari, tahfidz, cerdas cermat, dan mewarnai. Tentunya anak-anak menjadi antusias karena pemenang lomba mendapatkan trofi, sertifikat penghargaan, kenang-kenangan dari pihak sponsor, dan uang tunai. Bukan hanya mengejar predikat juara, anak-anak jadi mengerti usaha dan rasa kompetisi.

Sekolah di sekitar RA Mumtaza mengikuti lomba cerdas cermat.

Sekolah pun diuntungkan. Persaingan dengan sekolah lain memicu Mumtaza berbenah diri lebih baik lagi. Di sisi lain juga dapat saling berbagi dan mempererat tali silaturahmi.

Kompaknya Orang Tua

Orang tua siswa pun tak ketinggalan. Acara semakin kompak dan ramai dalam aksi lomba komunikata. Tiap kelas mengirimkan kontingen terdiri dari lima orang tua untuk menebak kata. Riuh tawa dan sorak sorai mengiringi aksi mereka. Ada yang masih malu-malu tapi banyak yang bersemangat agar tak kalah dengan anak-anak mereka.

Acara garage sale.

Pihak komite sekolah yang terhimpun dari perwakilan orang tua juga tak kalah sigapnya dalam mempersiapkan acara. Mulai dari mencari sponsor, membantu koordinasi acara hingga membuat stand garage sale di depan sekolah. Menawarkan produk pre-love titipan orang tua yang sekiranya sudah tidak digunakan, tapi masih layak dipakai.

Dongeng dan Hiburan

Di hari ketiga acara ditutup dengan hiburan dari Kampung Dongeng. Menghadirkan cerita menarik tentang kejujuran. Dilanjutkan dengan atraksi sulap yang melibatkan anak-anak untuk turut serta mencoba di atas panggung. Hadiah pun diberikan bagi anak yang bisa menjawab pertanyaan dari pendongeng dan pesulap.

Orang tua bermain baby shark.

Agar tak capek menjadi penonton, pemandu acara pun mengajak orang tua yang hadir berdiri dan menirukan gerakan lagu baby shark. Gerakan sesaat namun tetap menghibur dan tetap membuat semangat.

Lomba Tahfidz oleh TK A.

Suasana haru pun terasa kala anak-anak maju ke depan dan membawakan ayat-ayat suci dengan fasihnya. Ada rasa bangga dari orang tua dan para guru yang melihatnya. Semoga happy week di Mumtaza selalu menghadirkan rasa bahagia bagi anak-anak, guru dan orang tua. (LAF)

 

Foto-foto: Etalase Bintaro/Lies Afroniyati

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments