2510

Dicari! Pengasuh Anak yang Andal

Memang, mencari pengasuh anak susahnya berlipat-lipat. Namun demi si kecil, Anda tetap harus selektif. Baik tidaknya sikap pengasuh akan berpengaruh pada masa tumbuh kembang anak. Karena itu, ada beberapa hal yang perlu Anda jadikan patokan saat memilih pengasuh anak.

Andal dan bisa diajak kerjasama, itulah syarat dasar menjadi pengasuh anak. Minimal pengasuh mau memahami pola parenting yang sudah Anda terapkan di rumah. Tidak mudah memang, namun bukan berarti tak mungkin. Inilah beberapa hal dasar yang perlu dipertimbangkan saat menyeleksi pengasuh anak.

Track record jelas

Anda tak harus memilih pengasuh dari yayasan. Bisa pula kenalan yang telah direkomendasikan teman atau kerabat. Kadang pengalaman di tempat bekerja sebelumnya menjadi jaminan kepercayaan Anda padanya. Terutama lama bekerja dan komentar dari orang tua anak. Prioritaskan pengamatan Anda pada kinerja pengasuh, bukan yayasan yang menaungi, sebab yang berinteraksi secara langsung dengan anak adalah pengasuh. Bila perlu, ketahui latar belakang, kota asal, alamat, dan keluarganya.

Ajak untuk berbagi dan mengerti

Sebelum mulai bekerja, sebaiknya Anda menjelaskan beberapa aturan yang berlaku di rumah terkait dengan anak. Mulai dari jam bangun, mandi, makan, tidur, dan bermain. Jelaskan pula berapa lama anak boleh menonton televisi dan game online. Beritahu makanan apa saja yang boleh dimakan, alergi yang diidap anak, obat tertentu yang harus diminum. Anda bisa menempelkan kertas di kulkas berisi nomor-nomor darurat, seperti ambulans atau dokter anak.

Tegaskan larangan-larangan yang tidak boleh dilakukan oleh pengasuh. Seperti membentak anak, mencubit dan memukul, berkata kasar, dan membiarkan anak bermain sendiri terutama di area luar rumah. Bila pengasuh merasa capek atau tak nyaman sarankan agar langsung menyampaikan keluhan pada orang tua. Tak perlu melampiaskan persoalan pada anak.

Beban kerja yang sepadan

Buatlah kompromi dengan pengasuh terkait jam dan beban kerja agar sama-sama nyaman. Sesuaikan dengan upah yang akan diberikan. Dalam sehari, misalnya, pengasuh dapat menjaga anak hingga pukul 5 sore. Bila lebih, pengasuh akan mendapatkan bonus. Kesepakatan juga perlu dibahas terkait pekerjaan domestik rumah tangga. Sebab tidak semua pengasuh mau ikut membereskan rumah, termasuk mencuci pakaian anak. Bila demikian, Anda harus memutar akal agar urusan anak dan rumah tangga dapat diatasi dengan baik.

Tanya ke anak

Sering-seringlah luangkan waktu dan bertanya ke anak. Kesibukan di luar rumah sering membuat kita lupa bagaimana interaksi antara anak dan pengasuh. Rangsang anak untuk menceritakan kesehariannya bersama pengasuh, tentang aktivitas yang dihabiskan bersama, bagaimana pengasuh merespon pertanyaan anak, dan sebagainya. Apakah anak senang dengan kehadiran pengasuh juga penting untuk Anda tahu. Amati bila ada perubahan sikap anak, misalnya yang tadinya ceria menjadi pemurung dan pendiam. Dengan begitu, peran Anda sebagai orang tua tetap tak terganti. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments