2210

Jangan Mau Jadi Miss Tenteng

Barang bawaan liburan yang berlebihan bisa bikin kepala pusing dan kantong tipis . Karena bila Anda naik pesawat,  barang bawaan yang lebih dari batas berat  maksimal akan dikenakan tambahan biaya. Kalaupun Anda tidak naik pesawat, Anda harus ekstra tenaga mengangkat atau menyeret-nyeret koper yang berat.

Lebih rugi lagi bila ternyata beberapa barang jadi mubazir, alias tidak terpakai. Jangan sia-siakan liburan Anda hanya karena barang bawaan yang berlebihan. Apalagi jadi miss tenteng yang sibuk membawa banyak barang ke sana ke mari.

Maka buat rencana khusus soal mengemas bawaan dalam perjalanan. Jangan sampai bikin susah diri sendiri apalagi merepotkan orang lain.

Sesuaikan dengan kebutuhan

Sebelum memasukkan barang ke dalam koper, pastikan acara apa dan berapa lama Anda akan pergi. Lebih baik lagi bila Anda mengemas sambil melihat itinerary liburan Anda. Mau wisata seminggu ke pantai, mau mendaki gunung dan bersantai di villa, atau menghadiri pernikahan anggota keluarga di luar kota tak jadi soal.

Hitung jumlah baju santai dan baju resmi yang memang diperlukan. Lebih baik lagi bila Anda sudah menentukan baju yang digunakan setiap harinya. Misalnya, acara hari pertama adalah bertemu teman lama dan dinner. Siapkan baju yang sesuai. Begitu pula hari kedua dan seterusnya.

Susun baju sesuai hari, misalnya hari terakhir diletakkan paling bawah. Hal ini bisa memudahkan Anda dalam mengepak koper kembali. Anda tak perlu membuka seluruh isi koper hanya untuk mencari satu t-shirt, misalnya.

Koper atau ransel

Koper dan ransel memang mempunyai fungsi sama, tapi beda sifat karakternya. Koper cocok untuk perjalanan yang tak gonta-ganti transportasi dan lebih menjaga kerapian baju. Jika Anda ada acara resmi, tak suka menanggung beban berat, dan ingin tetap stylist pas bila memilih koper. Sedang ransel cocok bagi mereka yang suka berpetualang, menggunakan banyak moda transportasi dan berpindah-pindah tempat. Jadi memilih koper atau ransel tak hanya seputar urusan wadah, tapi juga kepribadian, kenyamanan dan kebiasaan masing-masing.

Tas tambahan terkadang dibutuhkan utamanya untuk barang-barang berharga atau pribadi yang selalu melekat pada Anda. Seperti tas kecil berisi dompet dan paspor. Atau saat pergi dengan anak kecil, sediakan tempat untuk baju ganti dan popok yang praktis dibuka kapan saja.

Oleh-oleh yang ringan di tangan

Tak jarang barang bawaan jadi bengkak saat kembali karena buah tangan. Demi menjalin rasa silaturahmi dengan keluarga dan relasi, Anda rela menambah barang bawaan bahkan harus membeli tas tambahan. Sah-sah saja memang. Tapi pikir ulang apakah oleh-oleh masih wajar untuk ditenteng atau justru menjadi penghambat dalam perjalanan pulang nantinya. Perjalanan yang seharusnya berisi kenangan indah, justru harus diakhiri dengan rasa lelah dan capek luar biasa. Bila tetap ingin membeli oleh-oleh, Anda bisa membatasi untuk orang-orang tertentu saja. Anda juga bisa menolak dengan santun bila ada kolega ingin titip barang yang sekiranya akan menghabiskan ruang di dalam koper. Bagaimana? Sudah siap dengan perjalanan Anda? (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments