tofu-grilled-and-rice-2517770_640

Makanan Pendamping Khas Korea yang Tak Kalah Lezat

Seperti Indonesia, kuliner Korea banyak ragamnya. Yang sering Anda lihat mungkin adalah kimchi, bibimbap, atau bulgogi. Namun ada makanan pendamping yang juga perlu Anda kenal. Karena meski hanya sebagai pendamping, tapi makanan tersebut tak kalah ngangenin.

Makanan pendamping (side dish) ini disajikan dalam porsi kecil (sekitar 2-3 suapan). Namun variannya cukup banyak, bahkan bisa sampai 11 macam. Inilah yang membuat kuliner khas Korea ini istimewa. Tidak hanya jenisnya yang cukup banyak, makanan pendamping atau disebut banchan ini juga segar dan menyehatkan. Ingin tahu seperti apa? Berikut ini adalah beberapa contoh jenisnya.

Kimchi

Selain sebagai  menu utama, kimchi juga dijadikan makanan pendamping. Biasanya kimchi ini disajikan dalam porsi kecil. Tiap restoran atau tiap rumah makan biasanya menyajikan kimchi dengan cita rasa yang berbeda-beda, mulai dari yang sangat asam, sangat pedas, hingga asam-pedas standar yang sesuai lidah orang Indonesia.

Tofu/tahu

Sajian tahu mungkin sudah biasa. Sebagai makanan pendamping khas Korea, tahu ini dimasak dengan cara dikukus atau direbus dengan sedikit bumbu. Tekstur tahu khas Korea ini biasanya lembut, halus, dan mudah hancur dengan rasa yang tidak tajam seperti tahu Indonesia.

Salad rumput laut

Korea Selatan kental dengan bahan-bahan makanan yang bersumber dari laut, termasuk rumput laut. Dalam piring kecil, biasanya salad rumput laut yang kehijauan ini dicampur dengan wijen putih dan membuat sajian tampil menarik. Rasanya pun segar dan kaya serat.

Salad lobak pedas

Banchan yang satu ini terbuat dari lobak yang diiris tipis memanjang. Bumbu di dalamnya antara lain minyak ikan, wijen, garam, gula, dan udang yang diasinkan, serta tak lupa bubuk cabai khas Korea.

Kecambah berbumbu

Masakan Korea tak lepas dari minyak wijen atau biji wijen, termasuk dalam olahan kecambah yang satu ini. Kecambah biasanya ditumis dengan minyak wijen dan dibumbui dengan bubuk cabai Korea sehingga rasanya lebih menggigit.

Omelet/telur dadar

Korea Selatan juga memiliki telur dadar yang sangat khas. Biasanya, telur dadar khas Korea disajikan dalam bentuk tipis-tipis dengan campuran tepung dan potongan seafood seperti gurita, cumi-cumi, dan udang. Rasanya lebih lembut atau tidak setajam telur dadar khas Indonesia.

Jenis banchan di atas adalah contoh yang umum dijumpai. Namun, variasi atau produk turunannya lebih banyak lagi, dengan penamaan banchan yang berbeda-beda. Misalnya, mul kimchi atau kimchi berkuah, pa kimchi atau kimchi daun bawang, dan baek kimchi atau kimchi putih yang tidak berbumbu tajam. Demikian juga dengan varian salad yang beragam dan terbuat dari berbagai sayuran segar seperti bayam dan sawi putih. Jika Anda tengah berkunjung ke Korea Selatan, eksplorasilah varian banchan-nya. [KUL]

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments