1910

Kebun Mini, Manfaat Maksi

Kebun yang ditanami aneka bunga memang indah dipandang. Tetapi kebun yang berisi berbagai tanaman herbal lebih asyik lagi. Karena selain bisa digunakan sebagai bumbu dapur, hasilnya bisa digunakan untuk mengobati masalah kesehatan ringan. Cara menanamnya pun sangat mudah.

Istilah apotek hidup untuk taman yang ditanami tanaman obat sempat tren tiga dekade lalu. Meski kini tak lagi ada gaungnya, namun mempraktikkan apotek hidup tak ada ruginya. Sebaliknya, banyak keuntungan yang didapat. Lahan rumah sempit? Tak jadi soal. Tanaman obat bisa dikembangkan di lahan minim. Tinggal diatur saja desain dan cara penanamannya.

Jika tertarik, Anda tinggal mencoba saja di rumah. Murah dan mudah seperti merangkai taman bunga pada umumnya.

Pilih tanaman

Banyak jenis tanaman obat yang bisa dipilih. Mulai dari jahe, kencur, temulawak, sirih, lidah buaya, sereh, belimbing wuluh, bawang merah, daun dewa, daun seledri, daun salam, sambiloto, pandan wangi, kumis kucing, dan lainnya. Pilih tanaman sesuai kebutuhan dan terutama cocok dengan luas lahan yang Anda punya. Bila tanaman membutuhkan lahan yang lebar, maka Anda hanya akan menanam jenis tanaman lebih sedikit.

Bibit tanaman juga telah banyak beredar di pasaran, jadi tak perlu pusing mencarinya. Bila tak ingin kerepotan, Anda cukup mencari di toko online, dan bibit akan dikirim ke rumah. Beberapa malah ada yang bisa Anda tanam dari akar tanaman aslinya, seperti lidah buaya, dan tanaman berumbi.

Atur posisi

Perhatikan sifat dan karakter tanaman. Jenis umbi-umbian seperti bawang merah, jahe, kencur dan temulawak lebih berkembang di dalam tanah yang luas. Tapi bila Anda ingin mencoba menggunakan media pot, tak masalah. Pot berisi jahe dan kencur juga bisa jadi tanaman hias di dalam rumah. Sedang jenis tanaman yang lebih dimanfaatkan daunnya, seperti sirih dan daun dewa, bisa ditaruh dalam pot, wadah bekas, gelas kaca transparan, atau semacamnya. Untuk menghemat lahan, akali dengan menyusun tanaman ke atas, atau lebih tepatnya vertical garden (taman vertikal).

Bagaimana dengan tipe tanaman yang berdahan besar, seperti belimbing wuluh dan jambu biji? Bila tak bisa ditanam langsung depan teras rumah, coba perhatikan sisa tanah antara pagar dan tepi jalan apakah bisa digunakan. Anda bisa menyelipkan lidah buaya atau tanaman lain di antara pohon-pohon tersebut. Fungsinya dapat berlipat. Membuat rumah jadi rindang dan tampak asri.

Rasakan khasiatnya

Agar makin semangat menanam tanaman obat, langsung rasakan khasiatnya. Tiba-tiba masuk angin, tinggal memetik jahe dan menyeduhnya dengan air panas. Ingin rambut sehat terawat, gunakan lidah buaya. Lidah buaya juga dapat mengatasi panas dalam, serta dapat menghilangkan bekas jerawat dan bintik hitam di muka. Anak mendadak mimisan, ambil beberapa lembar daun sirih, gulung, lalu selipkan di lubang hidungnya. Banyak manfaat dan tak menguras kantong Anda. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments