19091

Kenalkan Anak pada Alat Musik Tradisional

Angklung, gamelan, sitar, rebab, seruling, sasando, dan tifa. Itu hanya beberapa dari sekian banyak alat musik tradisional Indonesia. Suaranya yang unik kadang menggelitik keinginan warga negara lain untuk mempelajarinya. Sehingga alat musik tradisional merupakan salah satu aset budaya. Sangat sayang bila anak tak diperkenalkan dengan alat musik tradisional ini.

Akan sangat merugi bila nantinya alat musik tradisional hanya bisa dinikmati di etalase museum. Apalagi jika justru anak-anak kita yang belajar memainkannya pada orang asing. Padahal sebagai aset budaya, alat musik tradisional dihargai sangat tinggi di mata dunia.

Tidak ingin semua itu terjadi kan? Karena itu orang tua harus mengenalkan sedini mungkin alat musik tradisional. Selain untuk menumbuhkan kecintaan pada budaya negeri ini, bertujuan pula untuk menjaga aset warisan bangsa. Siapa tahu, anak Anda nanti dapat keliling dunia berkat penguasaannya terhadap alat musik tradisional Indonesia. Lagipula musik dapat meningkatkan kecerdasan anak.

Guru pertama=orang tua

Orangtua akan menjadi role model pertama yang ditiru anak. Untuk itu, tumbuhkan kecintaan dengan bermain musik bersama-sama. Jika tak bisa main musik, cobalah mengakalinya dengan memutar lagu-lagu daerah untuk anak-anak. Melihat konser gamelan atau angklung yang sekarang jamak digelar, bisa menjadi pilihan. Tidak perlu semua jenis alat musik dipelajari, dukung pilihan anak alat musik mana yang menjadi minatnya. Satu alat musik sudah sangat membantu menumbuhkan kecintaannya pada budaya Indonesia.

Ikut komunitas seni tradisi

Bila anak tertarik, orangtua bisa mengenalkan pada komunitas kesenian tradisional. Bakat dan minat anak akan bisa semakin terasah. Anak juga dapat memperoleh materi pelajaran dari guru kesenian secara langsung. Belajar bersama teman-teman juga akan membuat anak semakin suka dengan alat musik tradisional.

Namun, paling penting, tanyakanlah dulu pada anak, jenis musik tradisional apa yang paling disukainya? Misalnya, jika anak menyukai angklung, doronglah anak untuk les atau mengambil ekstrakurikuler permainan musik angklung di sekolah. Ajaklah anak terus aktif dalam mengembangkan bakatnya.

Bagaimana jika ada tawaran untuk manggung dari komunitas? Tak perlu ragu. Berikan dukungan pada anak agar berani tampil dan percaya diri dalam menampilkan bakatnya pada seni tradisional. Berikan apresiasi pada anak dan kuatkanlah mental anak meskipun terkadang ada pihak lain yang meremehkan alat musik tradisional.

Perkenalkan lewat mainan

Beberapa alat musik tradisional agak sulit dimiliki dan disimpan di rumah. Selain karena langka, sejumlah alat musik tradisional seperti gamelan jumlahnya sangat banyak dalam satu set dan ukurannya pun besar-besar. Bayangkan saja jika kita harus mendatangkan gamelan lengkap satu set?

Tapi jangan khawatir soal itu. Banyak mainan replika alat musik tradisional yang dijual di pasaran. Misalnya, angklung dan seruling dapat diperoleh dengan mudah. Orang tua juga bisa mengenalkan lewat aplikasi permainan yang bisa diunduh lewat gadget. Beberapa games mengajak anak mengombinasikan nada untuk membuat melodi yang pas. Anak pun akan lebih tertarik mencoba. Tidak lupa, berikanlah referensi bacaan terkait alat musik tradisional untuk anak-anak. Selamat mencoba! [KUL]

 

Foto ilustrasi: Etalase Bintaro/Yudhanti

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments