2908

Cara Sederhana Hemat Energi yang Bikin Tambah Kaya

Anjuran untuk hemat energi mungkin sudah berjuta kali Anda dengar. Seperti mendengar omelan, lama-lama bisa jadi telinga Anda “kebal “. Namun bagaimana bila Anda lihat dari sisi lain. Dengan menerapkan gaya hidup hemat energi, Anda bisa punya uang lebih untuk membeli barang yang Anda suka. Mulai tertarik?

Listrik adalah salah satu energi. Coba bayangkan, jika dalam sebulan saja Anda bisa menghemat Rp 50 ribu dari pembayaran listrik. Berapa uang yang bisa Anda peroleh selama 7 bulan? Uang sebesar itu sudah bisa untuk membeli keperluan sekolah si kecil, atau sehelai baju santai.

Pemakaian energi listrik, contohnya cukup banyak. Dalam rumah, kita menggunakan energi listrik untuk hampir semua peranti. Sebutlah lampu, televisi, laptop/komputer, lemari es, kamera, telepon genggam, penyejuk udara (AC), pengering rambut, mesin cuci, dan rice cooker.

Untuk itulah kita perlu menghemat pemakaian energi listrik mulai dari kebiasaan sehari-hari. Berikut adalah beberapa contoh sederhananya.

1/ Charge sesuai waktu. Mengisi daya baterai ponsel biasanya berkisar antara 2-4 jam. Namun, banyak orang kerap meninggalkan charger yang masih terhubung dengan arus listrik tetapi bagian ujungnya tidak digunakan untuk mengisi baterai. Arusnya memang kecil, listrik yang keluar dari charger menganggur ini juga kecil. Akan tetapi, coba bayangkan bila dalam satu rumah ada 4 orang anggota keluarga dan masing-masing memiliki 2 ponsel. Belum lagi ditambah perlengkapan elektronik lainnya seperti laptop untuk tiap anggota keluarga. Sejumlah charger yang menganggur pun akan menyedot listrik untuk hal-hal yang sia-sia jika tidak digunakan.

2/ Mematikan lampu saat tidak digunakan. Kebiasaan bangun kesiangan bisa membuat seseorang lupa mematikan lampu. Akibatnya, lampu bisa menyala seharian. Bayangkan bila dalam satu rumah ada 10 lampu dan hampir semuanya menyala seharian. Ditambah lagi jika kebiasaan ini terulang tiap hari. Jadi, biasakanlah mematikan lampu sebelum bepergian atau di area rumah yang jarang digunakan untuk beraktivitas. Agar tak perlu menyalakan lampu pada siang hari, usahakan rumah memiliki ventilasi yang baik, sehingga cahaya matahari bisa masuk dengan leluasa.

3/ Cerdas menggunakan penyejuk ruangan (AC). Daya AC dikenal tinggi dan bisa mencapai lebih dari 500 watt. Jika digunakan selama 24 jam dalam sehari, jangan kaget bila tagihan listrik membengkak setiap bulannya. Cara menyiasatinya, Anda bisa mengatur pemakaian AC di dalam rumah. Ketika semua orang beraktivitas di luar rumah, sebaiknya matikan AC. Suhu malam hari di wilayah Jakarta dan sekitarnya bisanya panas dan gerah. Namun, begitu malam menjelang pagi, suhu udara terasa lebih sejuk. Untuk menghemat pemakaian listrik AC, sebaiknya atur lama pemakaian AC dengan timer. Timer ini dapat diatur sesuai kebutuhan pemakaian AC dalam rumah Anda.

4/ Selingi energi. Energi listrik terbesar digunakan untuk memanaskan dan mendinginkan. Anda pun bisa mengefektifkan pemakaian energi listrik dengan menyelinginya dengan energi lain. Misalnya, gunakan kompor biasa dibandingkan kompor listrik, kurangi pemakaian microwave untuk menghangatkan makanan, atur pemakaian AC, atau atur suhu lemari es dan isilah sesuai kapasitas lemari es dan daya pendinginannya.

5/ Ajarkan kebiasaan hemat energi. Mulailah hemat energi dari diri Anda sendiri. Jangan biarkan terhenti pada diri sendiri, tetapi lanjutkanlah dan tularkanlah pada keluarga dan kenalan Anda. Biarkanlah kebiasaan hemat energi ini menyebar dan menjadi gerakan yang positif. [KUL]

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments