foto2708

Lebih Tahu Tentang Hewan Kurban

“Kepo” tentang asal muasal hewan kurban bisa bermanfaat untuk Anda. Tempat asal hewan kurban bisa menentukan kualitas daging sapi. Meski membeli hewan kurban di pinggir jalan masih aman selama ada sertifikat kesehatan hewan dari dinas kesehatan setempat, akan lebih baik bila Anda membeli hewan kurban dari peternakan atau feedlot (tempat penggemukan) yang menyediakan ternak kurban.

Menurut drh. Budi Purnomo, dokter hewan dari PT Legiri Makmur Sentosa, hewan yang berasal dari feedlot biasanya telah mendapat nutrisi dan perawatan yang baik. Karena selalu diawasi oleh tenaga ahli dan tenaga medis. Salah satu feedlot yang menyediakan sapi kurban untuk daerah Bintaro dan sekitarnya adalah Sapibabe.com. Tempat penjualannya (semacam lokasi showcase) bisa Anda temukan di daerah Pamulang, dekat dengan pacuan kuda.

Sholawat berkumandang

Sebelum dijual di Pamulang, sapi-sapi di Sapibabe.com telah digemukkan di feedlot PT Legiri Makmur Sentosa, yang berada di daerah Sentul dan Parung. “Seperti manusia, ada sapi yang mudah dan ada yang susah gemuk,” ujar Agus Haryo S, Presiden Direktur PT Legiri Makmur Sentosa. Ada beberapa hal yang memengaruhi mudah tidaknya sapi menjadi gemuk.

Pertama, gen. Sapi-sapi peranakan dari Eropa dan Australia yang merupakan hasil perkawinan dengan sapi ongol umumnya cepat gemuk. Sedangkan sapi lokal, seperti jenis brahman susah untuk gemuk.

Kedua, situasi kandang. Kandang sapi harus bersih dan dingin udaranya. Ketika merasa senang, mereka akan cepat gemuk. Untuk membuat sapi menjadi nyaman dan tenang sehingga dapat makan banyak, Pak Haryo melantunkan musik sholawat yang dapat terdengar hingga ke kandang sapi. “Ternyata metode ini berhasil,” terang Pak Haryo.

Ketiga, pakan ternak. Untuk sapi potong, pakan ternak yang ideal adalah 75% konsentrat, 25% rumput. Konsentrat bisa terbuat dari bungkil, kulit kopi, bungkil kopra, singkong, dan lain-lain. Makanan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan sapi.

Keempat, air minum. Air minum, terutama yang mengandung mineral baik untuk sapi.

Gemuk dan sehat

Syarat untuk menjadi sapi kurban adalah jantan dan tidak cacat. Selain itu, Anda juga harus memerhatikan apakah sapi tersebut sudah layak potong, yaitu berumur setidaknya 2 tahun. Untuk mengetahuinya, lihat gigi bawahnya. Sapi yang siap dewasa memiliki satu gigi bawah yang tanggal.

Anda juga perlu mencermati banyaknya daging yang dikandung sapi. Menurut Martono Cayoko, yang telah lama menggeluti bisnis pakan sapi, sapi yang gemuk adalah sapi yang ruang-ruang dagingnya, yaitu paha belakang dan depan, terisi. Karena itu pilihlah sapi yang memiliki pantat yang paling besar.

Dan tentu saja, selain semua itu, pilihlah hewan kurban yang sehat. Berikut adalah tanda-tanda hewan kurban yang sehat:

– Bisa berdiri tegap.

– Wajahnya terlihat cerah dan gerakannya lincah.

– Pastikan tidak ada luka terbuka di sekujur badan.

– Mata tidak sayu dan selalu berbinar. Matanya juga tidak merah dan sekitar mata tidak ada kotoran.

– Hewan kurban memiliki bulu yang mengilap, tidak kering, dan tidak berdiri.

– Sekitar anus atau pantat tidak kotor.

– Hidungnya tidak memiliki ingus.

– Cuping hidung basah normal, tidak kering. [YBI]

 

Foto: Etalase Bintaro/Yudhanti

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments