foto8

Tempat Makan Ndeso yang Bikin Kangen

Kuliner tak hanya soal lidah yang berpadu dengan aneka rasa. Namun juga menyangkut mata yang termanja oleh suasana. Dan Waroeng Kopi Klotok, Yogyakarta, dengan cerdas memadukan keduanya. Sepiring nasi dengan lauk dan sayur tradisional sederhana, menjadi sungguh nikmat ketika disantap di tepi sawah. Ndeso, namun ngangenin. Jangan lewatkan warung makan ini ketika Anda pergi ke Yogyakarta.

Bukan hanya makanannya yang ndeso. Warung makan yang terletak di daerah Pakem, Kaliurang, Yogyakarta, ini  juga memiliki bangunan, furnitur, serta pernak-pernik yang kental dengan ciri khas pedesaan. Bangunannya berbentuk joglo limasan kuno. Furniturnya pun dari kayu dengan ornamen anyaman bambu. Sebuah radio tua diletakkan di sudut dalam ruangan.

Area dalam yang santai, bersahaja, namun hangat.

Yang membuat warung makan ini jadi tampak sedikit modern adalah banyaknya mobil yang parkir di halaman warung tersebut. Kadang ketika hari libur atau akhir pekan, sangat sulit mendapat tempat parkir di sana.

Harga ndeso

Dari namanya, Anda pasti tahu sajian andalan warung ini. Sebenarnya, kopi ini adalah kopi yang dibuat dari kopi bubuk biasa. Anda tak akan menemukan mesin espresso di sini. Cara meramu kopi sangat sederhana, namun sedikit berbeda dari kopi bubuk biasa. Bubuk kopi dimasak dalam panci panas tanpa air. Setelah sedikit gosong baru disiram dengan air panas. Dengan begitu bubuk kopi yang lengket di panci akan mengelupas, atau nglotok (bahasa Jawa).

Kopi klotok yang wajib dicicipi.

Rasanya tentu berbeda dengan kopi yang hanya diseduh dengan air. Kopi klotok sedikit lebih pahit dibanding kopi bubuk biasa. Namun rasa pahit ini terasa pas di lidah. Satu gelas kopi klotok panas ini bisa Anda nikmati hanya dengan harga satu jam parkir di daerah bisnis Jakarta Pusat, yaitu Rp 5.000.

Lodeh kluwih yang sayang dilewatkan.

Menu lain tak kalah murah. Aneka lodeh, yaitu lodeh tempe lombok ijo, lodeh kluwih, dan lodeh terong, bisa Anda makan dengan harga Rp 6.500. Bukan seporsi, tapi sepuasnya!

Sego megono yang manis gurih.

Aneka lauk, seperti tahu bacem, tempe goreng, telor kerispi, dan pindang goreng, dijual dari harga Rp 1.000 hingga Rp 4.500. Beragam lauk dan sayur tersebut bisa Anda santap bersama nasi putih yang panas mengepul atau sego (nasi dalam bahasa Jawa) megono. Sego megono adalah nasi yang disajikan dengan parutan kelapa dan nangka yang diiris kecil-kecil, serta kacang panjang. Rasanya gurih, sedikit manis. Jika ingin pedas, Anda bisa memesan sambel dadak yang harganya cuma 500 rupiah.

Tempat favorit keluarga

Daerah Kaliurang, Sleman, masih termasuk sejuk dan memiliki area persawahan. Karena itu, waktu paling pas untuk datang ke Waroeng Kopi Klotok adalah pagi hari, ketika terik matahari tak terlalu menyengat. Anda bisa memilih untuk duduk beralaskan tikar di halaman depan, yang berada di tepi sawah.

Area pesawahan di halaman depan yang menyegarkan mata.

Di sana Anda bisa menikmati kopi klotok bersama ketan dan pisang goreng, camilan yang disediakan di sana. Sambil mengobrol Anda bisa menikmati pemandangan sawah serta gunung Merapi. Angin akan mengantarkan hembusan sejuk ke kulit Anda. Waktu bersama keluarga akan terasa lebih berkualitas.

Tidak bisa dibungkus.

Kalau Anda tak khawatir, biarkan si kecil berlarian di pematang sawah. Ini akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi mereka. Oya, jangan lupa foto-foto, ya. Sesekali ndeso ada manfaatnya juga, lho. [YBI]

 

Foto-foto: Etalase Bintaro/Yudhanti

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments