foto1

Yang Perlu Dilakukan Sebelum Donor Darah, Agar Tak Sia-Sia

Donor darah bukan hanya bermanfaat bagi orang yang membutuhkan darah, namun juga bagi pendonor. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang rutin mendonorkan darah, risiko terkena penyakit jantungnya turun hingga 88%. Mendonorkan darah juga dapat memperlancar peredaran darah si pendonor.

Tertarik mendonorkan darah? Tak perlu jauh-jauh. Di sekitar Bintaro sebenarnya kerap digelar acara donor darah. Salah satu yang rutin menggelarnya adalah Hotel Santika Premier Bintaro, yaitu setiap tiga bulan sekali. Seperti yang diadakan di Edelweiss room Selasa (18/7) lalu.

Acara tersebut diikuti oleh para karyawan Hotel Santika Premier Bintaro, The Body Shop Indonesia, PT. Jaya Real Property, PT. Surya Sudeco, media, sejumlah anggota TNI AD Arhanud, KORAMIL, anggota Polsek dan Polres Tangerang Selatan, termasuk Kapolsek Pondok Aren, Kompol Indra Ranudikarta Kertanegara, S.Ik. Pada hari itu terkumpul hingga 75 kantong darah.

Petugas PMI Tangerang Selatan sedang melakukan pemeriksaan dasar sebagai syarat lolos untuk donor darah.

Namun menurut petugas PMI Tangerang Selatan, Jeffry Adidamara, belum tentu semua kantong darah tersebut dapat digunakan oleh pasien. “Akan ada proses screening di laboratorium serta karantina di bank darah. Setelah darah benar-benar bersih baru diberikan kepada pasien,” terang Jeffry. Menurutnya, ada beberapa perilaku dari pendonor yang bisa membuat kualitas darah jadi kurang baik. Akibatnya, darah yang sudah disumbangkan tidak dapat dipakai atau tidak lolos proses screening. Perilaku tersebut sebenarnya remeh, dan mungkin Anda tak menyadarinya.

Nah, agar darah Anda tidak sia-sia, dan dapat digunakan untuk membantu sesama yang membutuhkan, cermati hal-hal berikut.

Tidak makan berat, setidaknya 30 menit sebelum donor darah. Makan bisa membuat plasma darah menjadi keruh.

Tidak minum obat 3 hari sebelum donor darah. Seperti obat antibiotik, aspirin, parasetamol, dan pengencer darah.

Istirahat cukup. Setidaknya tidur 5 jam pada malam sebelum mendonorkan darah.

Selesai menstruasi. Bagi perempuan, sudah selesai menstruasi setidaknya seminggu sebelum donor darah.

Mengonsumsi makanan bernutrisi dan minum cukup air putih. Pola makan ini penting untuk menjaga kadar haemoglobin (HB) Anda. Persyaratan untuk bisa mendonorkan darah adalah bila kadar HB Anda antara 12,5 hingga 17,0. Kalau HB Anda kurang dari 12, berarti darah Anda termasuk encer. Hal ini bisa terjadi karena Anda kurang mengonsumsi sayuran hijau atau makanan yang mengandung zat besi. Sebaliknya, bila HB Anda di atas 17, berarti darah Anda termasuk kental. Ini terjadi bila Anda terlalu banyak mengonsumsi daging merah atau kurang minum air putih.

Setelah melakukan donor darah mungkin Anda akan merasa pusing, terutama bila Anda baru pertama kali mendonorkan darah. Tapi tak perlu khawatir. Hanya dengan duduk sebentar, minum air putih, lalu makan biasa dengan lauk pauk lengkap, gejala pusing akan lenyap. Jadi, kalau memang banyak manfaatnya, kenapa Anda tidak mencoba ikut donor darah? Sstt … menurut sebuah penelitian, umur orang yang suka menolong, seperti mendonorkan darah, akan bertambah empat tahun, lho. [YBI]

 

Foto-foto: Etalase Bintaro/Yudhanti

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments