foto1907

Cara Jitu Ajari Anak Jaga Kebersihan

Virus, kuman, bakteri ada di mana-mana. Mereka bisa mengancam kesehatan. Terutama bagi anak-anak, karena daya tahan tubuh mereka belum sekuat Anda. Namun Anda juga tak bisa mengurung anak-anak di rumah terus. Langkah terbaik adalah mengajari si kecil untuk menjaga kebersihan secara mandiri. Dengan selalu menjaga kebersihan, risiko tertular penyakit bisa diminimalisir.

Memang, mendidik anak agar menerapkan aktivitas menjaga kebersihan merupakan tantangan tersendiri. Karena jiwa anak-anak yang masih dipenuhi dunia bermain dan tak peduli lingkungan sekitar. Meskipun demikian, mengajari anak untuk mengerti dan menjaga kebersihan adalah hal yang mutlak. Manfaat menjaga kebersihan ini tidak hanya dirasakan anak-anak pada usia sekarang, tetapi juga sangat bermanfaat untuk masa depannya nanti.

Anda bisa mengenalkan kebersihan pada anak-anak melalui langkah-langkah sederhana yang bisa dilakukan sehari-hari, di rumah dan sekitarnya.

– Mandi rutin 2 kali sehari.
Momen mandi seringkali menjadi ajang kehebohan anak-anak. Entah karena dia tidak suka disuruh mandi atau sebaliknya, dia betah bermain air. Namun mandi merupakan saat terbaik untuk mengajarkan anak tentang kebersihan tubuh secara keseluruhan. Misalnya, mulai dari menggosok badan dengan sabun atau keramas menggunakan sampo.

– Kenalkan kebiasaan-kebiasaan dalam menjaga kebersihan.
Banyak kebiasaan baik yang bisa Anda kenalkan sedikit demi sedikit pada anak. Contohnya, mencuci tangan sebelum makan, menggosok gigi sesudah makan dan sebelum tidur, serta kebiasaan-kebiasaan positif lainnya. Biar lebih seru, Anda bisa mencari video-video animasi mengenai bagaimana cara menggosok gigi atau mencuci tangan yang benar. Atau belikan mereka buku cerita mengenai cara-cara menjaga kebersihan.

– Ajari membersihkan dan merawat bagian tubuh tertentu secara berkala.
Sambil mengenalkan anak pada bagian-bagian tubuh mereka, ajari juga cara merawat kebersihan bagian tubuh tersebut. Misalnya, membersihkan daun telinga, leher, dan pusar secara berkala, serta memotong kuku tangan dan kaki.

– Memenuhi rumah dengan fasilitas kebersihan.
Tidak perlu yang mahal, Anda cukup menyediakan media pendukung agar anak terbiasa menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Misalnya menyediakan tempat sampah sesuai jenis sampah sehingga anak Anda bisa belajar tentang pengelolaan sampah sejak kecil. Selain itu Anda juga bisa menyediakan alat-alat pembersih rumah yang mungil agar anak Anda bisa belajar membantu membersihkan rumah. Usahakan selalu menerapkan sistem permainan dalam mengajari anak, agar dia senang untuk belajar.

– Teladan dan komunikasi dari orangtua dan anggota keluarga lainnya.
Anak-anak tumbuh dengan melihat contoh dari orang tua dan lingkungannya. Untuk itu, Anda sebagai orang tua harus memberikan teladan soal kebersihan. Selain itu, ajaklah anak Anda untuk sering berkomunikasi agar dia lebih mengerti makna penting kebersihan. [KUL]

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments