foto1107

Mulus Menyatu dengan Karyawan Baru

Kesannya memang sepele dan sangat wajar terjadi, penambahan karyawan baru. Namun penambahan karyawan ini bisa membuat riak kecil dalam pekerjaan. Karena itu tidak boleh dianggap remeh. Bila Anda berada dalam posisi sebagai karyawan lama, ada beberapa hal yang perlu dicermati agar proses penambahan karyawan ini tidak memengaruhi efektivitas kerja.

Bukan hanya karyawan baru yang harus beradaptasi dengan kondisi kantor yang baru, karyawan lama pun perlu beradaptasi ketika ada penambahan rekan kerja. Proses adaptasi ini bisa berjalan mulus bila kedua pihak, karyawan lama dan baru, dapat saling memberi dan menerima.

Namun proses adaptasi ini memang kadang menimbulkan sedikit friksi atau gesekan. Ini wajar terjadi. Agar friksi kecil tidak menjadi masalah besar, hingga mengganggu pekerjaan, karyawan lama sebaiknya menerapkan cara-cara ini:

1/ Menerima perbedaan. Gaya dan kebiasaan karyawan baru mungkin berbeda dengan Anda. Apalagi bila jarak usia lumayan jauh. Selama tidak menganggu pekerjaan dan masih sesuai dengan etika kerja, maklumi saja.

2/ Senyum tulus. Langkah yang sangat mudah dan sederhana ini bisa mencairkan situasi, dan menjadi pembuka komunikasi. Karyawan baru mungkin merasa ragu untuk mengobrol atau masih takut-takut dengan rekan-rekan kerja barunya. Menanggapi hal ini, Anda sebagai karyawan lama terkadang perlu mendekati karyawan baru dan memulai obrolan ringan agar karyawan baru merasa lebih nyaman.

3/ Memberi arahan. Setiap perusahaan memiliki budaya kerja yang kadang tidak tertera di buku panduan atau tata tertib perusahaan. Berikan informasi mengenai hal ini kepada karyawan baru agar mereka dapat lebih cepat beradaptasi.

4/ Perbaiki kesalahan mereka. Dalam bekerja atau penanganan tugas tertentu, sangat wajar bila karyawan baru melakukan kesalahan karena kurang memahami bidang tugasnya. Jika karyawan baru melakukan kesalahan, langsung beri tahu di mana letak kesalahannya, lalu cara memperbaikinya.

5/ Ikut membimbing. Ya, tidak hanya atasan yang memberikan pengarahan dan penjelasan tugas. Terkadang atasan terlalu sibuk sehingga untuk penjelasan tugas secara detail hanya bisa dilakukan oleh karyawan lama. Jadi, tidak perlu segan mengajari dan membimbing karyawan baru. Dengan mengajari karyawan baru, Anda pun akan semakin terlatih dan semakin memahami bidang tugas tertentu, bahkan hal spesifik yang terkadang terlewatkan.

6/ Ajak bergabung. Karyawan baru adalah bagian dari tim kerja Anda. Karena itu, ajaklah mereka bergabung dengan berbagai kegiatan tim Anda. Cara paling sederhana, ajak makan siang bersama. Acara mengobrol santai sambil makan bisa menjadi ajang pertukaran informasi, sehingga karyawan baru dan lama dapat saling memahami. Tim yang solid dapat membuat pekerjaan makin efektif. [KUL]

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments