foto0307

Perlu Diketahui Sebelum Main Saham

Investasi saham menggiurkan sakaligus mendebarkan. Ini karena bermain saham kerap dipandang sebagai aktivitas berisiko tinggi. Bisa untung banyak, atau sebaliknya rugi besar. Karena itu, bila Anda pemula yang ingin mencoba mengadu keberuntugan di pasar saham, banyak hal yang perlu Anda pelajari dan sadari.

Memang, jika Anda masih merasa awam, cara yang paling mudah dalam investasi saham adalah melalui perusahaan broker saham (perusahaan sekuritas) sebagai perantara dalam transaksi saham. Namun, tentu ada jumlah biaya lain yang harus dikeluarkan bila melalui perusahaan perantara. Biasanya, ada fee atau biaya tertentu setiap kali transaksi atau jual-beli saham. Jumlah biaya ini beragam, tergantung dari perusahaan sekuritas dan manajer investasi yang mengelola dana saham Anda.

Buka mata, buka telinga

Meskipun Anda berinvestasi saham melalui perusahaan broker saham, ada baiknya Anda tetap membuka mata tentang transaksi saham. Apalagi bila Anda berniat terjun langsung di dalamnya. Kumpulkan informasi yang terkait saham secara umum hingga ke hal-hal yang lebih spesifik. Mulailah dari mengenali dan memahami istilah-istilah dalam saham. Contohnya, earning per share (EPS), deviden, initial public offering (IPO), price earning ratio (PER), dan capital gain.

Rajin-rajinlah dalam mengakses informasi seputar dunia bisnis, ekonomi, dan keuangan. Untuk memutuskan menjual atau membeli saham, Anda perlu memahami kondisi perusahaan, tren, dan pengaruh dari ekonomi makro. Ketika membaca berita, Anda akan mengetahui perkembangan atau justru penurunan suatu perusahaan, laporan keuangan perusahaan, atau justru pengaruh politik yang bisa berisiko mempengaruhi perekonomian dalam negeri. Pengetahuan ini akan membuat Anda waspada dan bijak dalam menentukan langkah investasi.

Menganalisis saham

Cara menganalisis saham juga perlu dipahami. Umumnya, saham dianalisis dengan metode fundamental dan teknikal. Analisis fundamental adalah cara menganalisis kondisi saham melalui pencarian informasi tentang kondisi perusahaan dari laporan keuangan yang dipublikasikan secara berkala di media massa. Analisis teknikal adalah cara menganalisis saham dengan menggunakan aplikasi atau software khusus. Dari hasil analisis ini, Anda bisa memetakan saham-saham yang potensial untuk dibeli dan waktu yang tepat untuk menjual saham.

Kebanyakan, saham dibeli saat nilainya tengah rendah. Ketika nilai saham meningkat, inilah waktunya untuk menjual saham. Namun, selain itu Anda juga perlu mengetahui kecenderungan fenomena dalam pergerakan saham. Nilai saham bisa menukik tetapi juga bisa jatuh dalam waktu singkat karena faktor tertentu. Dengan mengumpulkan banyak informasi dan fluktuasi saham sebelumnya, Anda pun akan lebih peka dalam melihat momentum untuk bertransaksi.

Investasi saham identik dengan nilai yang mencapai jutaan. Namun, sebagai pemula, lebih baik Anda memulai investasi dengan modal minim lebih dulu. Reksadana biasa bisa dimulai dari Rp 100.000. Namun, jika Anda serius ingin bermain saham meskipun masih pemula, nilai investasi bisa sekitar Rp 1-10 juta.

Perlu diperhatikan, hindari menanamkan seluruh dana pada satu saham atau satu perusahaan sekuritas. Bagilah dana untuk saham (diversifikasi) ke sejumlah produk investasi. Cara ini akan membantu mengurangi risiko kerugian saat harga saham tengah jatuh. [KUL]

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments