diet edit

Tetap Langsing Usai Lebaran

Dalam soal hidangan, Lebaran ibarat pesta. Penuh dengan aneka hidangan lezat nan tinggi kalori. Celana atau baju yang mulai longgar selama puasa Ramadhan, bisa langsung sempit hanya dalam hitungan hari. Jika Anda juga mengalaminya, mulailah cari cara untuk menormalkan kembali berat badan Anda.

Sebenarnya, tak “dosa” juga Anda menyantap makanan lezat yang dihidangkan setahun sekali. Apalagi bila disantap bersama keluarga. Aneka kue lebaran pun, sebenarnya tak perlu Anda tampik. Yang jadi masalah, pemasukan kalori dari makanan tersebut tak diimbangi dengan aktivitas fisik yang sepadan. Inilah yang bisa menyebabkan jarum timbangan bertambah beberapa kilogram.

Rutinitas halal bihalal dan bertamu ke rumah orang-orang terdekat tidak begitu menyita kalori. Pembakaran kalori pun lebih sedikit. Akibatnya gizi makanan yang tidak terpakai menumpuk dan meningkatkan berat badan. Berat badan berlebih dan ditambah konsumsi makanan yang kurang sehat bisa menyebabkan risiko gangguan kesehatan yang lebih besar.

Agar tak kembali gundah karena lingkar pinggang yang kembali melebar, cobalah cara-cara ini.

  • “Balas dendam”. Usai mengonsumsi makanan berlemak tinggi, berkolesterol tinggi, manis-manis, terlalu asin, atau terlalu berminyak, saatnya Anda “membalas dendam”. Caranya adalah dengan mengonsumsi makanan-makanan sehat. Perbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan. Sayur dan buah mengandung prebiotik, senyawa yang mendorong pertumbuhan mikroorganisma baik dalam sistem pencernaan. Sehingga sistem pencernaan Anda kembali sehat. lagipula, sayur dan buah kaya serat dan mengandung banyak vitamin dan mineral yang baik bagi tubuh Anda.
  • Puasa Syawal. Bukan ingin membelokkan Anda dari niat ibadah. Namun puasa sunah pada bulan Syawal selama 6 hari bisa mengembalikan kebiasaan makan yang baik selama puasa Ramadhan. Anggap saja, ini adalah hikmah atau berkah dari ibadah.
  • Kurangi porsi. Saat Lebaran, mungkin Anda tidak pernah mengukur jumlah asupan kalori dan hanya asal makan enak. Apalagi setiap bertamu Anda disuguhi makan berat. Akibatnya, tanpa disadari, Anda bisa menghabiskan 5 porsi makan berat dalam sehari. Padahal, idealnya hanya 3 porsi makanan berat dalam sehari. Usai Lebaran, sebaiknya kurangi porsi makan seperti sebelum puasa.
  • Ubah pola makan. Bila selama Lebaran, waktu makan bisa saja hampir setiap saat, ubah lagi pola makan Anda agar lebih sehat, yaitu tiga kali makan utama dan camilan sehat. Tanpa disadari, seringkali seseorang makan atau minum berlebihan dengan alasan bertamu atau menemui tamu yang datang ke rumah. Jadi, perhatikan dan perbaiki pola makan setelah Lebaran.
  • Olahraga. Luangkan waktu untuk berolahraga, paling tidak setengah jam setiap hari. Bila selama puasa Anda berhenti olahraga, mungkin stamina dan kebugaran Anda akan turun. Karena itu mulailah berolahraga dengan intensitas yang lebih ringan dari biasa. Setelah terbiasa, sekitar seminggu atau dua minggu, tingkatkan intensitas hingga menyamai olahraga seperti sebelum puasa. Dengan rutin berolahraga, tubuh Anda akan menyesuaikan kembali ke pola yang lebih sehat. Termasuk pola makan.
  • Aktivitas fisik. Selain olahraga, tingkatkan aktivitas fisik. Anda bisa menyapu dan mengepel, naik-turun tangga, berkejaran dengan anak-anak, atau aktivitas lainnya. Anda bisa berjalan-jalan santai di taman-taman yang ada di sekitar Bintaro, seperti Taman Menteng, taman di Bintaro XChange, Taman Kebayoran, dan lain-lain. Yang penting, tubuh Anda bisa bergerak sebanyak mungkin. [KUL]

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments