foto2906

Agar Pernak-Pernik Kayu Tetap Memesona

Warna cokelat alami, ditambah guratan-guratan serat yang memberikan motif unik, membuat kayu cantik digunakan sebagai hiasan dinding, aksesori rumah, hingga perangkat makan. Sayang, kecantikannya bisa pudar, bukan hanya karena dimakan usia, namun juga karena tidak dirawat dengan benar.

Banyak faktor yang mengancam keindahan pernak-pernik dari kayu. Di antaranya, warna yang memudar, berjamur, hingga lapuk dimakan usia. Namun semua faktor tersebut bisa dicegah dengan perawatan dan perlakuan yang benar oleh Anda.

Susah? Ah, tidak juga, kok. Anda tinggal ikuti beberapa langkah ini, dan hiasan kayu Anda akan awet memesona.

  1. Amankan dari sinar matahari. Paparan sinar matahari pada bingkai foto kayu bisa membuat tampilan memudar. Demikian juga ketika Anda mempunyai karya pahatan kayu yang dipajang di ruang tamu dan sering tertimpa sinar matahari dari jendela. Meskipun tidak terkena sinar matahari langsung, warna hiasan kayu tersebut tetap bisa memudar. Untuk itu, sebaiknya letakkan aksesori ruangan dan peralatan makan di tempat yang terlindung dari cahaya matahari.
  2. Amankan dari air. Air adalah musuh besar kayu. Jadi, sebisa mungkin jauhkan semua benda-benda atau hiasan rumah yang berbahan kayu dari air. Bagaimana jika terlanjur terkena air? Segera keringkan dengan lap kering dan jemurlah. Jika Anda tidak ingin peralatan dan aksesori serbakayu terpapar sinar matahari lama-lama, Anda bisa mengeringkannya dengan hair dryer.
  3. Bersihkan secara rutin. Jika Anda menyukai elemen dekoratif dari kayu, tunjukkan rasa kesukaan Anda dengan merawatnya dengan baik. Lakukan pembersihan rutin dengan mengelap menggunakan kain bersih, paling tidak seminggu sekali atau setiap kali kotor. Untuk hiasan yang penuh ukiran, Anda bisa membersihkannya menggunakan sikat gigi kecil yang berbulu lembut.
  4. Berikan bahan pelapis khusus untuk setiap aksesori rumah yang terbuat dari kayu agar terlindung, lebih awet, dan mengilap. Namun, jika benda-benda yang terbuat dari kayu tersebut adalah peralatan makan. Anda sebaiknya tidak mengaplikasikan bahan kimia berbahaya pada peralatan makan.
  5. Simpanlah aksesori kayu di tempat yang tidak lembap. Kondisi penyimpanan yang kering dapat menghindarkan barang berbahan kayu dari risiko tumbuhnya jamur. Jika akan digunakan, meskipun tersimpan rapat, sebaiknya bersihkan peralatan makan dari kayu.

Hal yang tak kalah penting adalah saat pembelian atau pemilihan benda-benda dari kayu. Saat membeli, pastikan Anda telah mengetahui cara perawatan yang tepat. Tanyakan pada pihak penjual seputar perawatan benda-benda dari kayu. Perhatikan pula sisi-sisi dan ujung-ujungnya agar tidak ada yang tercungkil atau rusak.

Aksesori dinding atau karya seni kayu bisa saja rusak dimakan usia. Jika ini terjadi, sebaiknya gantilah benda-benda kayu yang lama dengan yang baru. Walaupun Anda masih sayang, tetapi jika benda-benda tersebut tidak bisa digunakan lagi, tentu saja percuma menyimpannya. Lebih baik singkirkan barang-barang yang tidak berguna dan menggantinya dengan barang baru yang lebih bermanfaat secara maksimal. [KUL]

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments