foto2506

Menikmati Menu Lebaran Tanpa Khawatir

Selain berkumpul bersama keluarga, momen yang bikin kangen saat Lebaran adalah makan ketupat bersama “teman-temannya”. Sayang, makanan enak sering merupakan lawan dari kesehatan. Padahal tak selalu begitu. Asalkan tahu trik-nya, Anda bisa makan segala tanpa harus mengorbankan kesehatan.

Memang, sih, tergantung kondisi tubuh Anda juga. Jika Anda tidak mengalami masalah kesehatan tertentu, menu Lebaran tak lagi menjadi soal. Lain halnya jika Anda mengalami kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, diabetes, atau penyakit lain yang mengharuskan Anda diet.

Anda jadi tidak bisa terlalu bebas menyantap menu Lebaran. Opor ayam, rendang, es sirup, es buah, dan kue-kue yang menggoda selera bisa berbalik mengganggu kesehatan Anda nantinya. Tapi bukan berarti Anda harus bersikap antipati, Anda tetap bisa menyantap hidangan Lebaran. Namun dengan bijak.

Untuk itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika berhadapan dengan kuliner penggoda selera ini. Berikut di antaranya.

Jenis makanan

Jika Anda memiliki kolesterol tinggi atau penyakit diabetes, pastikan Anda sudah menyiapkan obat sesuai saran dokter. Jika Anda ingin mengonsumsi es buah, ambil buah dengan sedikit kuahnya. Buah rata-rata sudah memiliki rasa manis, jadi tak perlu banyak ditambahi pemanis.

Jika Anda ingin menyantap opor, pilih daging tanpa lemak atau kulit. Ayam bagian dada tanpa kulit adalah pilihan yang baik. Anda masih bisa menyantap kuahnya, tapi jangan banyak-banyak. Usahakan menghindari makanan bersantan yang telah dipanaskan kembali, karena akan lebih berminyak. Untuk rendang, pilih daging tanpa lemak, dengan sedikit bumbu.

Porsi

Menu-menu Lebaran memang menggiurkan. Mungkin Anda tidak tahan jika tidak mencicipinya. Sebenarnya, menu Lebaran pun bisa Anda santap. Namun, sifatnya tentu hanya icip-icip, jika menu yang diminati adalah makanan yang berkadar lemak tinggi, berkolesterol tinggi, dan berkadar gula tinggi. Cicipilah dalam porsi kecil, misalnya maksimal 2-3 sendok makan.

Jadwal konsumsi

Jangan biarkan kadar gula darah dalam tubuh naik tiba-tiba. Untuk itu, perhatikan waktu bersantap Anda. Bersantaplah dalam porsi kecil dan aturlah dalam jam-jam tertentu. Misalnya, sarapan pada pukul 08.00 WIB. Camilan buah pada pukul 10.00 WIB. Makan siang pukul 13.00 WIB. Camilan biskuit pada sore hari pada pukul 16.00 WIB, dan makan malam pada pukul 19.00 WIB. Hindari makan berlebihan atau dalam porsi banyak dalam satu waktu. Cara ini akan mencegah kadar gula darah meningkat tiba-tiba.

Aktivitas fisik

Meskipun hari Lebaran adalah hari libur, bukan berarti Anda bermalas-malasan. Perhatikan kegiatan Anda selama liburan. Untuk membakar kalori dalam tubuh, teruslah bergerak. Meskipun tidak memiliki waktu khusus untuk berolahraga, paling tidak Anda mempunyai segudang aktivitas agar tubuh bergerak aktif. Dengan begitu, risiko “penyakit kumat” pun bisa dihindari. [KUL]

 

Foto ilistrasi: Etalase Bintaro/Yudhanti

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments