mendandani anak 16

Dandanan Tepat Untuk Balita

Idul Fitri akan tiba dalam hitungan hari. Pada hari raya itu, Anda tentu ingin tampil lebih cantik bersama dengan si kecil. Kalau Anda, tentu mudah untuk berdandan sendiri. Nah, buah hati Anda perlu pertolongan Anda. Namun seberapa jauh batasan untuk mendandani si kecil, agar tak membuatnya jadi terlihat menor atau seperti korban mode?

Kalau anak Anda laki-laki tentu tak masalah. Cukup mendandaninya dengan baju yang sedikit lebih rapi dari biasa. Yang justru menjadi tantangan adalah bila buah hati Anda adalah perempuan. Godaan untuk mendandani mereka dengan berlebihan akan semakin besar.

Anak balita tentu belum banyak mengerti tentang penampilan, sehingga kreativitas orang tua seakan mendapatkan panggungnya di sana. Mungkin Anda pernah melihat balita yang berdandan dengan kosmetik lengkap, mulai dari lipstik hingga eye shadow. Boleh-boleh saja mendandani anak se-wah mungkin, tetapi ada beberapa rambu yang harus kita perhatikan juga. Jangan sampai kreativitas kita membuat anak menjadi tidak nyaman menjalani hari-harinya.

Do’s

– Menyesuaikan pakaian anak dengan kondisi sekitar.

Ini terkait mulai dari kondisi cuaca, lingkungan hingga suasana di sekeliling anak. Hal ini sekaligus melatih anak untuk beradaptasi dengan baik. Misalnya, pilihan busana anak ketika diajak ke pesta pernikahan salah satu kerabat tentunya berbeda dengan pakaian untuk jalan-jalan di mal, atau silahturahmi saat Lebaran.

– Memilih bahan pakaian dan riasan yang aman bagi anak-anak.
Jangan sampai pakaian yang dipakai anak membuatnya tidak nyaman karena terlalu panas atau tidak menyerap keringat dengan baik. Keringat yang terperangkap bisa membuat ruam pada kulit anak. Untuk itu, pilihlah pakaian anak yang terbuat dari bahan seperti katun lembut. Untuk acara yang resmi, Anda bisa memilih bahan katun yang memiliki motif batik.

Selain itu, riasan (dalam hal ini bisa diartikan sebagai kosmetik) juga harus memperhatikan keamanan penggunaan untuk usia kanak-kanak. Pilih produk yang memang dikhususkan untuk anak-anak seperti bedak bayi. Hindari menggunakan kosmetik Anda pada balita, karena kulit balita lebih sensitif dan lembut.

– Mendandani anak dengan style fashion yang simpel tapi keren.
Anda bisa melihat tren fashion anak dari beberapa majalah atau melalui internet. Atau Anda bisa menghadiri berbagai bazaar yang kerap digelar di sekitar kawasan Bintaro menjelang Lebaran ini. Dari ide itu, Anda bisa membeli bahan lalu menjahitnya ke penjahit. Dengan cara ini, Anda bisa tampil senada dengan si kecil. Yang perlu Anda ingat, dunia anak-anak adalah dunia bermain, jadi Anda harus memperhatikan selera fashion yang tidak akan membatasi gerak anak.

Don’ts

– Mencontoh dandanan artis tanpa melihat karakter anak.
Dandanan artis cilik sekalipun, tidak selalu pas untuk diterapkan pada anak Anda. Setiap anak dilahirkan dengan keunikannya masing-masing. Boleh-boleh saja orangtua mendandani anak agar terlihat menarik. Namun, tetaplah sesuaikan dengan karakter anak. Apalagi bila sang anak sudah bisa memilih mana yang disukainya dan mana yang tidak. Hindari memaksakan anak mengenakan pakaian yang dibencinya. Biarkan anak memilih pakaiannya sendiri, tetapi tetaplah mengarahkan agar anak berpenampilan rapi dan sopan sesuai acara.
– Mengabaikan protes anak.
Anak kecil memang biasa merajuk dan protes terhadap hampir semua hal. Orang tua pun dituntut bijak untuk membedakan mana yang harus dituruti mana yang tidak. Namun apabila protes atau keluhan itu berupa ketidaknyamanan yang dirasakan anak atas pakaian atau riasannya, orangtua harus memperhatikannya dengan baik. Misalnya, anak protes bila rambutnya diikat. Mungkin saja, ini karena ia merasa sakit sebab ikatan Anda terlalu kuat. Berikan alternatif lain, misalnya dengan menjepitnya. [KUL]

 

Foto ilustrasi: Istimewa

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments