foto3

Sudahkah Anda Siap Membangun Startup?

Banyak orang bermimpi mendirikan startup. Tapi kenyataannya, ketika ide sudah bisa dieksekusi dan peluang sudah di genggaman, tantangan yang datang kadang bisa menggugurkan mimpi. Agar mimpi bisa menjadi nyata, Etalase Bintaro (EBIN) dan Program MM Prasetiya Mulya menggelar Startup Talkshow Series yang bertema “Are You The Next Startup?”

Bak sebuah paket Lebaran, acara yang digelar Jumat (16/6) sore di Maleo Yellow Coffee, Bintaro, ini adalah sebuah paket menjelang Lebaran yang padat dan lengkap, sarat akan ilmu. Bagaimana tidak, tiga orang yang sudah banyak makan asam garam di dunia bisnis berbagi pengetahuan dan pengalaman pada acara tersebut. Ada M. Setiawan Kusmulyono, MM (Manajer Program S1 Bisnis Prasetiya Mulya), Miranda Andalusia, MM (pemilik dan pendiri Fish Republic), Serta Dendy Rindani (salah satu pemilik Maleo Yellow Coffee).

Paham dasarnya

Mas Kelly (kiri) dan mbak Miranda sedang berbagi pengetahuan.

Selama ini banyak orang yang menghubungkan startup semata-mata adalah bisnis yang berbasis teknologi. Padahal, menurut Kelly, panggilan akrab Setiawan, setiap bisnis rintisan bisa disebut startup. Ia mengingatkan, bisnsis rintisan atau startup biasanya bisnis yang masih berusia di bawah lima tahun.

Hal senada diungkapkan oleh Abang Edwin, konsultan bisnis, dalam kesempatan terpisah. Menurutnya, semua bisnis yang baru dimulai bisa disebut startup. Bahkan Anda yang membuka warung pun bisa dikatakan telah membangun startup. Jadi startup tak selalu berbasis teknologi. Namun teknologi bisa digunakan sebagai pendukung bisnis.

Yang terpenting dalam membangun startup, menurut Kelly, adalah kreativitas dalam berbisnis. Agar sebuah bisnis dapat berkembang dan bertahan, diperlukan pola pikir kreatif dari pendiri startup.

Kreativitas ini bisa muncul bila Anda mendirikan bisnis sesuai renjana (passion). Seperti yang dialami Miranda. Hobinya memasak membawanya ke bisnis kuliner. Dengan modal awal Rp 500 ribu, ia berjualan hasil kreativitasnya di dapur ke kantin kampus. Dan berkat kejeliannya dalam melihat peluang serta menerapkan ide-ide kreatif ke dalam masakannya, akhirnya ia dapat mendirikan Fish Republic, jaringan resto, yang cukup besar seperti sekarang.

Ketahui risikonya

Dendy bercerita bagaimana dirinya bisa bangkit lagi ketika bisnisnya jatuh.

Salah satu yang sering membuat orang jeri untuk berwirausaha adalah bayangan kegagalan. Dan memang diakui Miranda, setiap bisnis memiliki risikonya. Ia juga pernah mengalami sendiri kemunduran dalam usahanya, ketika salah mengambil keputusan dalam berbisnis. Langkahnya untuk membuka outlet di mal ternyata justru membuatnya mengeluarkan banyak biaya di luar perkiraan. Hal tersebut sempat membuat bisnisnya goyah.

Dendy juga memiliki pengalaman yang serupa. Bisnis telekomunikasinya hancur karena libasan teknologi. Namun menurut Dendy, risiko dalam berbisnis adalah hal yang wajar, dan sudah harus diperhitungkan oleh pebisnis sejak awal mulai berbisnis. “Namun risiko tersebut harus terukur sehingga kita bisa nyaman dalam berbisnis.”

Dendy pun menyarankan agar karyawan yang ingin mulai berwirausaha, tidak langsung keluar dari pekerjaan. Kalaupun memutuskan untuk berhenti, Anda harus sudah menyiapkan dana yang cukup untuk kebutuhan sehari-hari tanpa mengubah gaya hidup, selama setahun. “Jangan mengharapkan langsung mendapat untung besar ketika berbisnis. Harus sabar dan telaten,” sarannya.

Dua pemenang Photo Competition bersama pembicara, wakil dari Prasetiya Mulya, dan EBIN.

Berkat presentasi menarik dari para pembicara, acara yang berlangsung selama kurang lebih dua jam tersebut tak terasa membosankan. Rasa haus dan lapar selama puasa terlupakan. Digantikan oleh semangat untuk mulai berbisnis. Bahkan meski acara telah selesai, para peserta tak langsung pulang. Mereka terlihat asyik saling berbagi pengalaman sambil membuka jejaring. Kalau sudah mendapat ilmu dan memiliki banyak jejaring, mimpi membangun startup yang sukses jadi terasa makin dekat. Anda setuju ‘kan? [YBI]

 

Foto-foto: Etalase Bintaro/Abe, Prasto

Follow Instagram @ETALASEBINTARO

Comments

comments